Polda Sulbar kawal bantuan ke Palu

id bantuan logistik, Mamuju, Polda Sulbar

Mamuju, (Antaranews Sulsel) - Polda Provinsi Sulawesi Barat mengawal setiap bantuan yang mengalir ke lokasi gempa Donggala dan Palu, Provinsi Sulteng untuk mencegah terjadinya penjarahan.

"Banyak aksi penjarahan yang dilakukan oleh oknum masyarakat di perbatasan Donggala dan Pasangkayu, sehingga setiap bantuan yang masuk akan dikawal ketat aparat kepolisian," kata Kapolda Sulbar Brigjen Polisi Baharudin Djafar di Mamuju, Rabu.

Ia mengatakan bantuan yang salurkan akan dipastikan sampai tempat tujuan dan diterima orang-orang yang tepat, yakni para korban gempa dan tsunami di Palu serta Donggala.

Menurut dia, penjarahan yang baru-baru ini terjadi memang suatu kekeliruan sehingga harus menjadi pembelajaran semua pihak.

"Pasalnya bantuan yang disalurkan hanya fokus di Donggala dan Palu, sementara kita lupa banyak daerah-daerah sebelum Donggala yang dilalui juga terkena dampak gempa dan juga sangat memerlukan bantuan," katanya.

Namun, lanjutnya, setelah dilakukan pendataan seluruh warga di perbatasan yang melakukan penjarahan dengan merampas bantuan yang akan disalurkan ke Donggala, maka dipastikan tindakan tersebut tidak akan diulangi lagi.

"Posko di daerah perbatasan Pasangkayu dan Donggala telah di dirikan yaitu pos untuk menerima bantuan jadi setiap bantuan yang di tujukan ke Donggala dan Palu juga akan disisihkan di posko ini untuk diserahkan kepada warga yang membutuhkan," katanya.

Pihak Polres Pasangkayu serta Satuan brimob Polda Sulbar juga siap mengawal ketat setiap bantuan yang akan menuju Donggala.

"Apabila ada info adanya gangguan atau penjarahan lagi maka itu adalah kebohongan atau hoaks," ujarnya.

 Ia menyampaikan bahwa semua kendaraan pengangkut sembako telah dikawal menuju perbatasan di Donggala, sedangkan situasi aman dan terkendali. 
 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar