Gong SMK Sulsel pecahan Rekor MuRI

id Gong SMK, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Dinas Pendidikan, Rekor Muri

Gong Andalan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dibangun oleh siswa-siswi SMK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia Dunia (MURI) sebagai gong terbesar di dunia.

Makassar (Antaranews Sulsel)  - Gong Andalan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dibangun oleh siswa-siswi SMK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia Dunia (MURI) sebagai gong terbesar di dunia.
     
"Gong ini setelah kami verifikasi memiliki diameter 7 meter dan lebar ke dalam 90 cm, dan mengukuhkannya sebagai gong terbesar di dunia," kata Senior Manager Muri Jusuf Ngadri usai peresmian gong oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Makassar, Kamis.
     
Sebelumnya, kata dia, rekor gong terbesar di dunia dipegang oleh Bantul dengan diameter gong mencapai enam meter.
       
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan hadirnya gong ini patut kita diapresiasi, karena merupakan karya anak bangsa. Nurdin mengatakan awalnya peresmian gong raksasa ini akan dilakukan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Andi Sudirman Sulaiman. Namun karena wagub berhalangan hadir, dan besarnya apresiasi gubernur atas hadirnya gong ini, ia memutuskan untuk menghadiri peresmian bangunan ini.
     
Gong yang terletak di depan Benteng Rotterdam Makassar ini, lanjutnya, adalah hadiah yang tepat bagi Ulang Tahun Kota Makassar yang akan diperingati besok.
     
"Gong ini jadi monumen bahwa anak bangsa itu bisa," kata Nurdin.
     
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo menjelaskan gong ini dibuat oleh siswa-siswi dari lima SMK di Sulsel, yaitu SMK 10, SMK 2, SMK 3, dan SMK 5 Makassar,  serta SMK 2 Bungoro Pangkep.
     
Siswa SMK 10, kata dia, membuat gong dari tembaga dan baja, SMK 5 membuat bangunan rangka yang menjadi tempat penggantungan gong. Sementara pengecatan dilakukan oleh siswa SMK 2 Bungoro Pangkep jurusan "body repair." Sedangkan nama gong ini yaitu Gong Andalan masih dalam tahap pembuatan oleh para siswa.
     
"Tidak ada satu pun insinyur yang terlibat dalam pembangunan ini," kata Irman.
     
Pihaknya bahkan telah memanggil tenaga insinyur untuk memastikan apakah hitungan yang dilakukan para siswa tersebut adalah benar.
   
 "Gong ini menunjukkan anak-anak kita memang punya kemampuan," kata dia.
     
Hadirnya gong ini juga diapresiasi oleh Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto. Menurut wali kota, gong ini menjadi ikon dan destinasi wisata baru di Kota Makassar.
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar