Gubernur Sulsel: kepastian berusaha dorong pertumbuhan ekonomi

id nuurdin abdullah,gubernur sulawesi selatan, Indonesia Economic Forum ,ief 2018,kepastian berusaha dorong pertumbuhan ekonomi,makassar

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (dua kanan) dan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (dua kiri) pada acara Indonesia Economic Forum (IEF) 2018 di Makassar, Kamis (8/11/2018). (FOTO/Humas Pemprov Sulsel)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menekankan pentingnya jaminan kepastian berusaha bagi para investor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Misalnya untuk mengurus perizinan, perlu waktu berapa lama? Ini harus ada kepastian," kata Nurdin ketika berbicara pada Indonesia Economic Forum (IEF) 2018 di Makassar, Kamis.

Menurut Nurdin, kegiatan promosi investasi yang dilakukan di luar negeri tidak akan berdampak besar jika kebijakan memberi kepastian dan kemudahan berusaha tidak dilakukan hingga tahap implementasi.

"Kita promosi keluar negeri, tapi beda yang kita sampaikan di luar dengan yang ditemui di lapangan," imbuhnya.

Nurdin menjelaskan Sulsel memiliki potensi besar di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan. Apalagi, kata dia, dengan hadirnya "direct call" atau ekspor langsung dari Makassar ke sejumlah negara yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi Sulsel.

Namun, kata dia, akselerasi pertumbuhan ekonomi Sulsel akan sangat membutuhkan dukungan kemudahan perizinan.

"Birokrasi yang panjang dan mahal harus dipangkas," tegasnya.

Saat ini, lanjut Nurdin, pihaknya juga telah mendorong kemudahan perizinan di Sulsel. Contohnya, kata Nurdin, kini dalam hitungan jam, izin dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Sulsel sudah dapat diperoleh.

Harapannya, tambahnya, jika selama ini investasi hanya fokus pada Pulau Jawa, dengan hadirnya infrastruktur, seperti Makassar New Port (MNP) di Sulsel mampu membantu peningkatan perekonomian.

"Saya ingin mengatakan masa depan Indonesia ada di timur," ujarnya.

Sementara itu pendiri IEF Shoeb Kagda mengatakan Kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Hal inilah, kata dia, yang mendorong pihaknya menggelar IEF di Makassar.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar