warga kalumpang akhirnya bisa menikmati listrik

id PLTS,Desa Kondobula,PT PLN Persero,Mamuju,Sulbar

"Sejak beberapa puluh tahun lalu, desa kami di Kalumpang ini sangat sulit mendapat pasokan listrik karena memang lokasinya yang cukup jauh. Namun hal itu sekarang sudah terjawab dan Kalumpang telah mulai terang. Ini berkat perhatian pemerintah pro
Mamuju (Antaranews Sulsel) - Warga Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju akhirnya bisa menikmati listrik setelah Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar, pada Kamis (15/11) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat di Desa Kondobulo.

"Saya atas nama masyarakat Mamuju mengucapkan terimakasih atas realisasi program ini. Semoga sinergi dan kebersamaan ini bisa terus kita tingkatkan demi kesejahtraan masyarakat Mamuju dan Sulawesi Barat pada umumnya," kata Bupati Mamuju Habsi Wahid, Jumat.

Bupati menyampaikan apresiasinya, baik kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat maupun PLN yang telah membangun jaringan listrik berkapasitas 15 KWp di kawasan yang cukup jauh dari ibu kota Kabupaten Mamuju itu.

 "Sejak beberapa puluh tahun lalu, desa kami di Kalumpang ini sangat sulit mendapat pasokan listrik karena memang lokasinya yang cukup jauh. Namun hal itu sekarang sudah terjawab dan Kalumpang telah mulai terang. Ini berkat perhatian pemerintah provinsi dan PLN," terang Habsi Wahid.

Sebelumnya, yakni pada Kamis (15/11) Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar didampingi Bupati Mamuju Habsi Wahid melakukan peresmian pembangunan proyek-proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Tahun Anggaran 2017-2018 di Batuisi Desa Karataun Kecamatan Kalumpang.

Pembangunan listrik pedesaan itu dilaksanakan atas kerja sama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan PLN.

"Pembangunan jaringan listrik pedesaan ini, sebagai bukti kerja nyata dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama PT PLN Persero dengan membentuk Satgas Pelita Sulbar dalam upaya percepatan pembangunan? listrik pedesaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan energi listrik, agar dapat keluar dari gari kemiskinan dan beban hidup yang dialami oleh masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan pedesaan," jelas Ali Baal Masdar.

Dengan jaringan listrik berkapasitas 15 KWp tersebut, sebanyak 75 Kepala Keluarga di tiga desa di Kecamatan Kalumpang, yakni Desa Kondobulo, Desa Batuisi serta Desa Karataun menjadi terang.

 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar