GIPI dilibatkan sebagai unsur "penta helix" kepariwisataan

id Badan Promosi Pariwisata Daerah,bppd sulsel,hendra nick arthur,Gabungan Industri Pariwisata Indonesia,gipi,Direktur Eksekutif BPPD Sulsel ,penta helix

Direktur Eksekutif BPPD Sulsel Hendra Nick Arthur (Dok pribadi)

Makassar (Antaranews Sulsel) -  Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulawesi Selatan menyambut baik kehadiran Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GiPI) di Sulsel yang telah melengkapi unsur penta helix kepariwisataan daerah dan mengajaknya memajukan pariwisata.

"Kita punya peran masing-masing dan satu tujuan yakni memajukan pariwisata Sulsel dan Indonesia. Semuanya ada dalam unsur Penta Helix memajukan pariwisata," ujar Direktur Eksekutif BPPD Sulsel Hendra Nick Arthur di Makassar, Senin.

Ia mengatakan pariwisata Indonesia lebih khusus Sulsel menjadi tanggung jawab semua elemen, khususnya pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, media, dan komunitas.

Hendra menyebutkan semua elemen atau pemangku kepentingan ini menjadi satu sinergi yang disebut dengan Penta Helix tersebut. Penta helix sendiri dinilainya ?menjadi kunci mengembangkan pariwisata Indonesia.

Dia menjelaskan implementasi dari Undang Undang Nomor 10 tahun 2009 Tentang Kepariwisataan telah berjalan di Sulawesi Selatan sebab dua organisasi atau kelembagaan yang diamanatkan negara sudah hadir di daerah tersebut.

"Ini yang harus menjadi tantangan Sulsel ke depan. Bagaimana pelaku industri bersama pemangku kepentingan lainnya bisa bersinergi. Jangan asal ngomong penta helix. Semangat kebersamaan dalam implementasi penta helix itu yang harus jelas. Jangan ada lagi posisi dominan pelaku industri tertentu di sini," katanya.

Dia berharap, dua kelembagaan yang telah diamanatkan undang-undang ini bisa menjadi penyeimbang kondisi perpolitikan daerah menjelang pilpres dan pileg 2019 mendatang.

"Stakeholder kepariwisataan Sulsel harus kompak. Kalau kita ada gap, jelas rawan disusupi kepentingan politik tertentu. Ini yang perlu kita jaga jelang tahun politik mendatang," ujar Sekertaris Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulsel ini.

Sebelumnya Ketua DPD GIPI Sulsel, Suhardi menginginkan semua pemangku kepentingan Pariwisata Sulsel bersinergi membangun industri Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan.

Suhardi mengatakan Sulsel mempunyai potensi besar yang perlu digali. Salah satunya Wisata Kota Makassar termasuk Benteng Somba Opu.

"Kami akan meminta kepada pemerintah Sulsel untuk melakukan pengembangan Benteng Somba Opu yang merupakan pusat ikon Wisata Sulsel," ucapnya.

Selain wisata kota, kata dia, Wisata Kabupaten juga akan dilakukan pengembangan yakni Kabupaten Maros, Pangkep, dan Toraja. Dengan memberdayakan masyarakat dan memberikan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Namun yang diproritaskan adalah obyek wisata Rammang-Rammang yang banyak diminati dan dikunjungi oleh wisatawan dari mancanegara dan nusantara," katanya.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar