Kota Mamuju deflasi 0,07 persen

id deflasi,Kota Mamuju deflasi,bps sulbar

Badan Pusat Statistik (Antaranews)

Mamuju (ANTARA News) - Harga eceran berbagai barang dan jasa berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Barat di Kota Mamuju pada bulan November 2018 mengalami deflasi sebesar 0,07 persen.

"Terjadi deflasi sebesar 0,07 persen atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 132,10 pada Oktober 2018 menjadi 132,01 pada November 2018," kata Kepala BPS Sulbar, Suntono di Mamuju, Rabu.

Ia mengatakan, tingkat perubahan indeks tahun ke tahun November 2018 terhadap November 2017 adalah inflasi 1,93 persen. "Penurunan harga ditunjukkan oleh penurunan indeks harga pada dua kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan 0,50persen dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,05 persen," katanya.

Menurut dia masing-masing kelompok pengeluaran memberikan sumbangan inflasi dan deflasi berdasarkan bobot dan tingkat harga yang terjadi pada kelompok tersebut.

Kelompok yang memberi andil deflasi di Mamuju adalah kelompok bahan makanan 0,12persen dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,01 persen.

Sedangkan kelompok yang memberikan andil inflasi adalah kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,02 persen kelompok kesehatan 0,01 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 0,02 persen.

Berdasarkan hasil Survei Harga Konsumen 82 kota di Indonesia pada bulan November 2018, menunjukkan bahwa 70 kota mengalami inflasi dan 12 kota mengalami deflasi. Inflasi Tertinggi terjadi di Merauke sebesar 2,05 persen dan terendah di Balik Papan sebesar 0,01 persen.

Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Medan 0,64 persen dan terendah di Pematang Siantar 0,01 persen, Mamuju menempati urutan ke10 dari 12 kota yang mengalami deflasi.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar