NTP Sulsel naik 1,00 persen

id ntp sulsel,bps sulsel,yos rusdiansyah

Kepala BPS Sulsel Yos Rusdiansyah (FOTO/Antaranews Sulsel/Muh Hasanuddin)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Nilai tukar petani (NTP) Provinsi Sulawesi Selatan yang berada pada angka 103,32 persen pada November 2018 mengalami peningkatan 1,00 persen dibandingkan bulan sebelumnya 102,30 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan, Yos Rusdiansyah di Makassar, Kamis, menyebutkan bahwa kenaikan NTP November 2018 berdasarkan perbandingan indeks harga yang diterima petani petani (it) terhadap indeks harga yang dibayar petani (ib). "Perbandingan indeks harga ini yang menjadi salah satu indikator naiknya NTP bulan November ini. NTP naik, petani juga pasti senang," ujarnya.

Yos menjelaskan, kenaikan ini berdasarkan indeks yang diterima petani (it) yang lebih besar dibanding kenaikan pada indeks yang dibayar petani (ib). Kenaikan ib sebesar 0,11 persen, sedangkan kenaikan itu sebesar 1,10 persen.

Pada indeks yang dibayar petani mengalami kenaikan pada semua subsektor dengan kenaikan terbesar terjadi pada subsektor peternakan sebesar 0,36 persen.

Hal sama juga terjadi pada indeks yang diterima di mana salah subsektor hortikultura mengalami penurunan indeks sebesar 0,24 persen serta subsektor perikanan yang turun 0,63 persen.

Menurut dia, apabila dibandingkan dengan periode empat bulan sebelumnya, maka dua subsektor mengalami penurunan NTP dan tiga subsektor mengalami kenaikan. "Penurunan NTP terbesar terjadi pada subsektor hortikultura dan perikanan yang masing-masing itu 0,24 persen dan 00,63 persen," ucap Yos Rusdiansyah.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar