Logo Header Antaranews Makassar

Ketua PKK Sulsel dorong jiwa kewirausahaan PNS

Selasa, 11 Desember 2018 22:40 WIB
Image Print
ilustrasi. Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sulawesi Selatan (Sulsel) Liestiaty F Nurdin saat menyampaikan pidato saat sosialiasi pencegahan dan pengawasan terhadap perkawinan anak agar diperketat, di Kabupaten Maros, Sulsel beberapa waktu lalu. Foto dokumentasi

Makassar, 11/12 (Antaranews Sulsel ) - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulsel Liestiaty F Nurdin mendorong jiwa kewirausahaan bagi aparat Dinas Koperasi dan UKM Sulsel sehingga bisa memberikan sumbangsih bagi masyarakat kedepan.

Ketua PKK Sulsel Liestiaty Nurdin di Makassar, Selasa, mengatakan PNS dari dinas sudah seharusnya memiliki berbagai inovasi atau kreativitas sehingga bisa dijabarkan saat turun ke masyarakat.

"Jadi dalam pelatihan training of trainer peningkatan lapasitas kewirausahaan yang kita gelar hari ini, diharapkan bisa diikuti dan diserap dengan baik, sehingga ilmunya bisa disalurkan ke masyarakat dan semoga bernilai ibadah," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menyampaikan sebelum mengikuti suami yakni Nurdin Abdullah terjun ke politik dan dipercaya menjadi Bupati Bantaeng, ia merupakan sosok wanita yang menyukai bisnis.

Dirinya selain sebagai dosen juga memiliki berbagai jenis usaha sepeti bisnis travel, katering, salon, taman kanak-kanak, restoran, bahkan nyaris menjadi kontraktor.

Keputusan menekuni dan mencoba bisnis baru bukan hanya sebagai upaya mencari keuntungan namun bertujuan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.

"Jadi membuka lapangan pekerjaan atau mempekerjakan orang merupakan salah satu tujuan sehingga suka dengan dunia enterpreneur.Usaha yang saya rintis sudah mencapai 25 tahun dan Alhamdulillah, saya tidak pernah memecat pegawai saya hanya karena hal sepele," jelasnya dihadapan peserta pelatihan.

Istri Gubernur Sulsel itu berharap dengan kegiatan pelatihan seperti ini harus betul-betul menjadi momentum dan ddimanfaatkan secara maksimal.

"Agenda pelatihan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dan harus memperhatikan secara saksama. Apalagi ini pakai uang negara, jadi harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik," sebut dia.



Pewarta :
Editor: M Darwin Fatir
COPYRIGHT © ANTARA 2026