
CRC rilis keamanan Makassar alami penurunan

Makassar (Antaranews Sulsel) - Lembaga survei dan riset Celebes Research Center (CRC) merilis hasil surveinya salah satunya adalah mengenai kondisi keamanan Kota Makassar yang mengalami penurunan karena tingginya tingkat kejahatan jalanan.
"Secara umum kondisi keamanan Kota Makassar sekarang ini masih dinilai baik oleh masyarakat. Tapi jika dibandingkan dengan survei sebelumnya, kondisi keamanan mengalami penurunan," ujar Direktur CRC Herman Heizer di Makassar, Kamis.
Ia mengatakan hasil survei yang dilakukannya terhadap responden di 15 kecamatan dan 153 kelurahan, kondisi keamanan Kota Makassar saat ini berada pada angka 71 persen.
Pada proses penanganan geng motor atau begal masyarakat juga kurang puas. Total poin responden pada penanganan ini sebanyak 58 persen. "Kalau melihat angka yang dikumpulkan dari responden itu cukup besar khususnya pada tingkat penanganan oleh pemerintah kota maupun semua aparat terkait. Total poin persentase itu sebesar 58 persen dan sisanya ada yang puas dan tidak menjawab," katanya.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang menyimak pemaparan survei dari CRC itu menyatakan jika semua riset dari CRC menjadi masukan baginya untuk memperbaiki kondisi di sisa masa pemerintahannya.
"Apa yang ditampilkan Herman Heizer terjadi kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Pada saat tahun lalu justru kesenjangan itu menipis. Antara harapan dan kenyataan itu sudah hampir satu, sekarang merenggang lagi," katanya.
Menurut dia, salah satu indikator dari hasil survei adalah pesta demokrasi atau pilkada serentak yang dilangsungkan pertengahan tahun ini.
Danny menyatakan politik destruktif bisa menghancurkan kinerja, politik bisa memundurkan masyarakat. Makanya tidak salah jika di musim Pilkada kemarin ia memproklamirkan tagline jangan biarkan Makassar mundur lagi.
"Sangat berbahaya sekali, politik yang destruktif itu bisa menghancurkan. Makanya kita mencoba merecovery ini. Insyaallah lima bulan ini saya janji akan memperbaiki agar antara harapan dan kenyataan bisa sesuai," ucapnya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
