ASN Majene diminta tidak terlibat politik praktis

id sekda majene,Andy Syukri Tammalele,asn majene,politik praktis,pemilu 2019

Sekertaris Kabupaten Majene Andy Syukri Tammalele saat menjadi pemimpin upacara bendera lingkup Pemkab Majene di halaman kantor Bupati Majene, Sulawesi Barat, Senin (7/1/2019). (ist)

Mamuju (Antaranews Sulsel) - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat diminta tidak terlibat politik praktis pada pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden.

"Meski Kabupaten Majene menjadi salah satu wilayah yang aman dan kondusif dalam setiap pelaksanaan pemilihan umum, namun tidak ada salahnya jika saya kembali mengajak seluruh ASN lingkup Pemda Majene untuk mensukseskan pesta demokrasi tersebut," kata Sekertaris Kabupaten Majene Andy Syukri Tammalele, Senin.

"Saya juga mengimbau, agar tiap ASN tidak terlibat politik praktis termasuk saling dukung-mendukung para calon peserta pemilu, yang dapat menciderai nilai netralitas ASN," tambahnya.

Ia mengatakan, kurang lebih tiga bulan ke depan, pemilihan umum pada 17 April 2019, akan dihelat secara serentak di tanah air.

Hal tersebut lanjutnya, menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya, pelaksanaan pemilu untuk Presiden dan Wakil Presiden, berikut pemilihan legislatif anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan kabupaten dilakukan secara bersamaan.

"Jumlah ASN termasuk guru di Majene sebanyak 4.867 yang secara otomatis akan menjadi anggota Korpri. Semoga sama-sama mampu mewujudkan pemilu yang damai, sejuk sejahtera juga secara profesional dan netral menuju MP3 (Majene Profesional, Produktif dan Proaktif," terang Andy Syukri.

Ia juga mengingatkan para ASN tidak mencoba-coba memasang stiker berbau pemilu di mobil, telepon genggam hingga memposting sesuatu di media sosial.

"Sangat berbahaya dan bisa dipecat. Bukan cuma itu, bahkan bisa pindah rumah ke penjara. Jadi harus sayang istri, suami dan anaknya kalau dipecat kan kasihan keluarga di rumah," papar Andy Syukri.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar