Wali Kota Makasar tertarik tenaga listrik dari Italia

id walikota makassar,moh ramdhan pomanto,energi listrik,Zuccato Energia,italia

Wali Kota Makasar tertarik tenaga listrik dari Italia

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (dua kanan) saat menerima Businees Developer Asia Project Engineer, Ing Simone Amicabile (dua kiri) di kediaman pribadinya Jalan Amirullah Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/1/2019). (Istimewa)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyatakan ketertarikannya dengan Zuccato Energia, energi listrik dari pengelolaan sampah kering yang dikembangkan Italia.

"Teknologi-teknologi termutakhirkan dari negara-negara maju seperti Italia ini sangat bagus dan cocok untuk kita terapkan juga," ujarnya usai menerima kunjungan Businees Developer Asia Project Engineer, Ing Simone Amicabile, di kediaman pribadinya Jalan Amirullah Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.

Ia mengatakan energi kelistrikan yang dikembangkan melalui limbah sampah sudah banyak diterapkan di negara-negara maju.

Ia berharap teknologi termutakhirkan itu juga bisa diadopsi melalui kerja sama dan diterapkan di Indonesia khususnya Makassar.

Namun sebelum itu dilakukan, pihaknya berharap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait bisa mengkoordinasikannya sebelum melangkah terlebih jauh.

"Sebagai contoh untuk dicoba, jika baik dibeli nanti. Karena sangat bagus untuk meningkatkan daya energi listrik, pemilahan sampah plastik dan ranting kayu. Ini juga sekaligus bagaimana memanfaatkan sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Antang, Manggala," jelasnya.

Direktur Komersil PT Sitensido Erwin Kasim yang mendampingi para delegasi pengusaha Italia itu menyatakan bahwa pengelolaan sampah dengan menggunakan teknologi mampu menghasilkan energi listrik dan penerapannya bisa dilakukan di Kota Makassar.

Ia juga mengharapkan Pemerintah Kota Makassar dapat menerima mesin tenaga listrik itu untuk digunakan menghasilkan energi tambahan.

"Panasnya dari suatu sampah yang dibakar. Di Eropa sudah dilakukan percontohan. Namun saat ini kami akan mencoba di Asia yakni Makassar. Mesin ini dari Italia sangat tepat diterapkan," katanya.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar