PLN Sulselrabar pulihkan kelistrikan bertahap setelah bencana banjir

id banjir,pln sulselrabar,pemulihan jaringan listrik,makassar,bambang yusuf

Petugas PLN memperbaikin infratruktur listrik yang rusak setalah bencana banjir di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (22/12019(. (Istimewa)

Makassar (Antaranews Sulsel) - PLN wilayah Makassar menerjunkan tim pemulihan jaringan setelah sejumlah gardu listrik dan kantor PLN terendam banjir disebabkan cuaca ekstrem melanda Kota Makassar dan sekitarnya sejak tiga hari terakhir.

"Sampai sekarang petugas PLN di lapangan sedang melakukan penormalan sistem dengan memperbaiki infrastruktur yang rusak seperti tiang patah dan membersihkan jaringan yang terkena ranting," kata General Manager PLN UIW Sulselrabar Bambang Yusuf, di Makassar, Selasa.

Sedangkan untuk daerah yang terdampak banjir, kata dia, PLN menunggu banjir surut setelah itu petugas akan menormalkan pasokan sesegera mungkin agar sistem kelistrikan bisa dinikmati masyarakat. "Apabila rumah masyarakat terendam banjir diharapkan agar segera mematikan instalasi listrik dan mencabut peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak," imbau Bambang.

Terganggunya sistem kelistrikan disebabkan curah hujan dengan intensitas yang tinggi di Kota Makassar dan kabupaten sekitarnya sejak Senin (22/1) yang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang hingga menimpa tiang listrik PLN.

Selain itu Gardu Distribusi PLN di beberapa daerah terendam banjir, sehingga petugas PLN harus mematikan pasokan listrik agar aman bagi masyarakat. Tidak hanya gardu, beberapa kantor PLN juga terendam banjir seperti di Pattalasang Kabupaten Gowa, Maros, Pangkep. Bahkan aliran listrik juga dipadamkan di sebagian wilayah Barru, Takalar dan Jeneponto.

Dari hasil pendataan di lapangan, sebanyak 37 tiang listrik PLN rusak karena dampak hujan lebat dan 617 trafo padam maupun dipadamkan di Kota Makassar dan sekitarnya.

Daerah yang terdampak padam yaitu wilayah Daya Makassar, sebagian wilayah di Karebosi, Kabupaten Maros, Pangkep, Sungguminasa, Tallasa, Malino, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar