Pascabanjir Sulsel pasokan listrik 80 persen menyala

id banjir sulsel,pln sulselrabar,pasokan listrik,bambang yusuf

Petugas PLN memperbaiki gardu listrik pada tiang listrik di wilayah terdampak banjir Sulsel, Kamis (24/1/2019/. (FOTO Dokumentasi PLN)

Makassar (Antaranews Sulsel) - General Manager PLN Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) Bambang Yusuf menyampaikan pasokan listik di wilayah terdampak pascabencana banjir di Sulawesi Selatan secara berangsur dalam kondisi normal.

"Sebesar 80 persen pasokan listrik di daerah Provinsi Sulawesi Selatan sudah dapat dinyalakan. Petugas PLN terus berupaya memulihkan pasokan listrik sampai tuntas seluruhnya, dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat," sebut Bambang melalui siaran persnya diterima di Makassar, Kamis.

Sampai dengan saat ini, kata dia, di Provinsi Sulawesi Selatan sudah 786 Gardu Distribusi yang menyala dari 1.002 Gardu Distribusi yang padam berdasarkan pendataan di lapangan.

Selain itu, sepanjang 8,2 kilometer Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan 20 tiang rusak sudah berhasil dinormalkan petugas PLN di lapangan.

Sedangkan daerah yang masih terdampak padam akibat banjir dan angin kencang sampai saat ini di daerah Blok 10 Perumnas Antang dan sekitarnya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar serta wilayah Malino, Kabupaten Gowa.

Sementara sebagian besar daerah di Kabupaten Maros, Pangkep, Karebosi, Takalar, dan Jeneponto sudah menyala sepenuhnya setalah ditangani tim dari PLN.

Sebelumnya, sistem kelistrikan tergangu disebabkan curah hujan dengan intensitas yang tinggi di Kota Makassar dan kabupaten sekitarnya sejak Senin (22/1) yang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang hingga menimpa tiang listrik PLN.

Selain itu Gardu Distribusi PLN di beberapa daerah terendam banjir, sehingga petugas PLN harus mematikan pasokan listrik agar aman bagi masyarakat.

Tidak hanya gardu, beberapa kantor PLN juga terendam banjir seperti di Pattalasang Kabupaten Gowa, Maros, Pangkep. Bahkan aliran listrik juga dipadamkan di sebagian wilayah Barru, Takalar dan Jeneponto.

Dari hasil pendataan di lapangan, sebanyak 37 tiang listrik PLN rusak karena dampak hujan lebat dan 617 trafo padam maupun dipadamkan di Kota Makassar dan sekitarnya.

Daerah yang terdampak padam yaitu wilayah Daya Makassar, sebagian wilayah di Karebosi, Kabupaten Maros, Pangkep, Sungguminasa, Tallasa, Malino, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar