Dharma Pertiwi bantu Prajurit TNI korban banjir Sulsel

id prajurit korban

Sejumlah prajurit TNI mengangkut barang-barang bantuan dari Dharma Pertiwi Kodam XIV/Hasanuddin untuk korban terdampak banjir bagi personel TNI Angkatan Darat, Angkatan Udara dan Angkatan Laut di Makassar, Senin (28/1/2019). (Foto Antara/S Mappong)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto melalui Ketua Daerah "G" Endang Surawahadi menyerahkan bantuan kepada prajurit TNI yang tertimpa bencana banjir di beberapa wilayah Sulawesi Selatan yaitu Gowa, Maros, Jeneponto dan Makassar.

Penyerahan bantuan berupa kasur, selimut, perlengkapan bayi dan pakaian dewasa serta sembako berlangsung di Baruga Setia Hingga Akhir Makodam Jalan Urip Sumohardjo Makassar, Senin.

Sedang penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan dari TNI Angkatan Darat, Laut dan Udara tersebut, turut didampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi selaku Pembina Daerah, dan beberapa pengurus Dharma Pertiwi Daerah "G".

Disela-sela penyerahan bantuan itu, Pangdam Mayjen TNI Surawahadi dalam sambutan singkatnya menyebutkan bahwa bantuan dari Ketua Umum Dharma Pertiwi ini merupakan bentuk kepeduliannya kepada sesama, khususnya warga yang terkena musibah banjir yang melanda sebagian besar daerah di wilayah Sulsel.

"Ini bantuan awal kepada prajurit TNI, selanjutnya bantuan untuk masyarakat akan didistribusikan langsung oleh Babinsa ke rumah-rumah warga yang menjadi korban banjir", ucap Pangdam.

Adapun jumlah personel TNI yang menjadi korban banjir, yakni Angkatan Darat sebanyak 261 orang, Angkatan Udara 15 orang dan Laut 11 orang.

Hingga saat ini, lanjut Pangdam, semua personel di lokasi bencana dikerahkan untuk membantu korban banjir, termasuk membantu memperbaiki akses jalan yang terputus dengan membangun jembatan di kawasan Sapaya, Kabupaten Gowa, Sulsel. "Kami juga mengerahkan pesawat heli Koopsau untuk membawa sembako di lokasi yang akses jalannya terputus dan sulit tersangka," katanya.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar