Humas Sulsel luncurkan logo baru rangkul kaum milenial

id logo humas sulsel,kaum milenial,Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel,Devo Khaddafi,media sosial,pbsi sulsel

Humas Sulsel luncurkan logo baru rangkul kaum milenial

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel, Devo Khaddafi saat peluncuran logo baru Humas Sulsel di Mal Nipah, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (1/2/2019). (FOTO/Antaranews Sulsel/Abd Kadir)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meluncurkan logo baru sebagai upaya merangkul kaum milenial yang semakin dinamis mengikuti perkembangan zaman.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel, Devo Khaddafi di Makassar, Jumat, mengatakan logo baru ini sebagai identitas dalam setiap inovasi ataupun produk yang akan disebar diberbagai media sosial sepeti facebook, Twitter, Instagram, website dan sebagainya yang diolah mengikuti zaman.

"Tentunya efek yang kita harapkan yakni bagaimana kaum milenial lebih tertarik mengetahui pencapaian- pencapaian apa saja yang telah kita raih melalui berbagai informasi yang benar atau bukan hoax," katanya.

Ia menjelaskan, dengan bantuan tim kreatif Biro Humas, yang terdiri dari anak muda atau kaum milenial, menjadi tempat "brain-storming" yang begitu menantang. "Jadi apa yang kita buat lebih fresh dan pasti membuat brand Sulsel semakin dikenal dan menjadi trend positif di Indonesia," sebutnya.

Logo ini mengandung unsur kepercayaan dan melawan hoaks dan sekaligus memperlihatakan Sulsel menyambung industri 4.0. Logo baru ini semakin menghubungkan dan memperlihatkan ikatan kerjasama dan kepercayaan antara pemerintah, masyarakat dan media.

Dalam identitas baru dengan simbol huruf "H" ini terkandung trust (kepercayaan), branding, Indonesia 4.0, informasi, mediamorfosis, keterbukaan informasi dan edukasi publik. Logo bertuliskan kata Humas Sulsel dengan latar belakang huruf lontara.

"Ini menjadi tahapan sejarah bagi Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel. Sejak ada humas, logo yang digunakan adalah logo Pemerintah Provinsi yang hanya diganti dibawahnya. Dan ini yang berlaku di semua OPD lingkup Pemprov Sulsel," ujarnya.

Ketua Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Selatan itu menyebutkan alasan mengapa warna merah menjadi dominan. "Bahwa merah ini adalah warnanya orang Sulsel, mewakili unsur berani, semangat dan kerja sama. Kita berharap dengan logo baru ini terlihat terobosan Sulsel," sebutnya.

Lanjutnya, merah juga bermakna optimis, juga merupakan gambaran kehormatan dan keberanian Sulawesi Selatan. "Huruf H dengan tulisan Humas Sulsel dan kalau kita lihat ada terbayang-bayang huruf lontara, itu yang kita jadikan backround," jelasnya.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar