BPJS-TK Sulama belajar perlindungan relawan di Sleman

id bpjs tk

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku, Sudirman Simamora (kedua kanan) berbicara pada kegiatan studi perlindungan relawan di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jumat (1 /2/2019). (Foto Humas BPJS Ketenagakerjaan Sulama/S. Mappong)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) Wilayah Sulawesi Maluku (Sulama) belajar perlindungan relawan bencana di Kabupaten Sleman, Yogyakarta dalam menyikapi banyaknya bencana yang terjadi di wilayah timur Indonesia.

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulama, Sudirman Simamora dalam keterangan persnya, Jumat, banyaknya bencana alam yang terjadi di wilayah timur Indonesia khususnya di wilayah Sulama membuat banyak relawan maupun aktivis sosial dari dalam maupun luar berdatangan, namun tidak semua mendapatkan perlindungan sosial.

Menyikapi kondisi tersebut, maka jajaran Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku (Sulama) melakukan studi banding perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Yogyakarta pada 31 Januari - 1 Februari 2019.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sembilan orang kepala kantor cabang dan asisten deputi direktur wilayah di jajaran Kanwil Sulama dan merupakan rangkaian kegiatan Rapat Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Sulama di Yogyakarta tanggal 30 Januari-1 Februari 2019.

Menurut Sudirman, BPBD Sleman dan BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta telah bersinergi dengan sangat baik.

BPBD Sleman telah memasukkan dalam APBD untuk perlindungan seluruh relawan bencana dalam dua tahun terakhir ini.

Relawan tersebut turut dikirim ke lokasi bencana yang terjadi di seluruh Indonesia. Terdapat 500 relawan sudah terdaftar dari 2.000-an relawan di Kabupaten Sleman.

"Baru-baru ini terjadi bencana banjir di Gowa, Maros, Jeneponto dan sekitarnya. Sebelumnya Gorontalo dan Manado. Di wilayah Sulama mulai marak bencana, dan kami selaku badan penyelenggara Jamsos Ketenagakerjaan, selain memberikan manfaat kepada peserta yang terkena bencana, juga ingin melindungi relawan yang membantu di lokasi bencana, agar mereka juga terlindungi jaminan sosial," kata Sudirman.

Dia mengatakan Kanwil BPJS TK Sulama akan mendorong semua kantor cabang di wilayah itu untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat melalui BPBD agar menganggarkan perlindungan BPJS ketenagakerjaan bagi seluruh relawan lokal secara berkelanjutan.

BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan empat program di antaranya jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian(JKM), jaminan hari yua (JHT) dan jaminan pensiun (JP).

Program JKK memberikan manfaat layanan antara lain biaya transportasi dari lokasi kecelakaan kerja ke rumah sakit, pengobatan di PLKK sampai sembuh, santunan sementara tidak mampu bekerja, santunan cacat hingga 56 kali gaji terlapor.

Selain itu santunan kematian akibat kecelakaan kerja hingga 48 kali gaji terlapor dan beasiswa bagi satu orang anak dari peserta yang meninggal dunia, karena kecelakaan kerja.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar