DPRD Sulsel serahkan bantuan kemanusiaan ke Sulteng

id dprd sulsel,bantuan kemanusiaan,ke sulteng,gempa palu,gempa donggala-sigi,ketua dprd sulsel,ketua sar

Ketua DPRD Sulsel HM Roem (dua kiri) didampingi Wakil Ketua Ni'matullah Erbe (dua kanan) dan Kabag Humas dan protokol Surya Dharma Tomas (kiri) memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana Sulawesi Tengah kepada Ketua Tim SAR Sulawesi, Pararai di kantor DPRD Sulsel, Makassar, Kamis (7/2/2019). FOTO/Antaranews Sulsel/Darwin Fatir.

 Makassar, (Antaranews Sulsel) - Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk para korban bencana alam gempa bumi, tsunami disertai likuifaksi di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah.

"Seluruh dana bantuan ini murni dari anggota dewan yang terkumpul. Sebenarnya dana ini sudah lama dikumpulkan hanya saja karena banyak kesibukan sehingga tertunda penyalurannya ke korban," ujar Ketua DPRD Sulsel HM Roem di Makassar, Kamis.

Kendati Roem tidak menyebut nominal jumlah bantuan tersebut dengan alasan kemanusiaan, namun dirinya berharap bantuan tersebut bisa sampai kepada korban yang membutuhkan. 

"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kesempatan ini. Harapan kami, mudah-mudahan bantuan tersebut sampai dengan selamat di tempat tujuan," ujarnya.

Bantuan tersebut telah dibelanjakan dalam bentuk barang seperti kebutuhan rumah tangga, wajan, panci, piring, tabung gas hingga pakaian untuk dipergunakan korban disana.

Ketua DPRD Sulsel HM Roem didampingi Wakil Ketua DPRD Ni`matullah Erbe, anggota DPRD Amran Aminullah dan Kabag Humas dan protokol Surya Dharma Tomas menyerahkan bantuan tersebut kepada Ketua Tim SAR Sulawesi, Pararai bersama empat rekannya.

Pararai dalam kesempatan itu menyatakan akan menyalurkan bantuan kemanusiaan ini kepada yang membutuhkan dan tetap sasaran, karena data mengenai korban sudah diketahui termasuk penyalurannya. 

"InsyaAllah ini adalah amanah, bantuan ini akan kami bawa ke lokasi bersama dengan bantuan lainnya. Tim akan segera diberangkatkan membawa bantuan ke Sulsel, rencananya malam ini," katanya.

Sebelumnya, gempa bumi dengan kekuatan 7,4 magnitudo bersaman dengan likuifaksi disusul tsunami pada Jumat petang, 28 September 2018. 

Akibat bencana itu, ribuan orang meninggal baik yang terseret ombak di pinggir laut, terkubur dalam lumpur saat ?likuifaksi, dan banyak orang dinyatakan hilang.
Pewarta :
Editor: M Darwin Fatir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar