Logo Header Antaranews Makassar

Kapolda Sulbar Ajak Masyarakat Lestarikan Lingkungan

Kamis, 21 Februari 2019 20:04 WIB
Image Print
Personel Polda Sulawesi Barat, TNI dan Dinas Kebersihan melakukan upacara memperingati hari peduli sampah di Tempat Pembuagan Akhir (TPA) Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (21/2/2019). Kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang melibatkan berbagai komponen dan organisasi peduli lingkungan sekaligus deklarasi Sulbar bersih untuk kesejateraan masyarakat. ANTARA FOTO/Akbar Tado/foc.

Mamuju (Antaranews Sulbar ) - Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Polisi Baharudin Djafar mengajak masyarakat di daerah itu untuk melestarikan lingkungan dengan tidak pembuang sampah di sembarang tempat.

Penegasan itu disampaikan Kapolda pada upacara peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang dilaksanakan di tempat pembuangan akhir (TPA) di Dusun Adi-adi, Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Kamis.

"Lingkungan merupakan tempat hidup bagi semua mahluk hidup. Oleh karena itu, kita harus menjaga kelestarian lingkungan agar kita hidup dengan nyaman," ujarnya.

"Salah satu cara menjaga kelestarian lingkungan adalah menjaga kebersihan dari sampah. Namun terkadang menjaga kebersihan sangat sulit kita lakukan dimana masih banyak di antara kita yang membuang sampah bukan pada tempatnya," terang Baharudin Djafar.

Kapolda mengatakan, pelaksaanaan upacara Hari Peduli Sampah Nasional sengaja dilakukan di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Dusun Adi-adi Desa Botteng tersebut untuk menggugah masyarakat agar lebih peduli lingkungan dimulai dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat serta mengelola sampah menjadi produksi yang bernilai ekonomi sehingga volume sampah bisa ditekan bahkan di sulap menjadi penghasilan.

"Lokasi upacara ini dipilih agar kita menyaksikan dan menyadari sendiri bahwa betapa banyaknya sampah yang di produksi setiap saat," ujarnya.

Pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional itu, juga di tandai pemberian penghargaan kepada warga yang berpartisipasi dalam melakukan edukasi pengelolaan dan pengurangan penggunaan sampah plastik untuk industri.

Kapolda berharap, peringatan hari peduli sampah itu tidak sekedar kegiatan seremonial yang diperingati setiap tanggal 21 Februari, tetapi dapat menggugah masyarakat untuk menyadari pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

"Mari kita lakukan aksi nyata bersama bergerak dari diri sendiri tingakat RT/RW, mayarakat sipil, komunitas, media, perusahaan swasta, pemerintah untuk bersama-sama ikut ambil bagian dalam aksi nyata kepedulian terhadap isu persampahan mensukseskan program Mamuju Mamuju," tuturnya.

"Kegiatan ini jangan hanya kita di jadikan sebagai formalitas semata tapi kita buktikan dengan kerja nyata karena agama mengajarkan kebersihan sebagian dari iman," kata Baharudin Djafar.



Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2026