Majene-FKM Unhas kerjasama atasi stunting

id pemkab majene,stunting,fkm unhas

Majene-FKM Unhas kerjasama atasi stunting

Logo Pemkab Majene (Ist)

Mamuju (Antaranews Sulsel) - Pemerintah Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) Makassar Sulawesi Selatan sepakat bekerjasama dalam hal penanganan stunting (Kekerdilan).

Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Majene, Syahrinullah di Mamuju, Senin, mengatakan, kerjasama itu dituangkan melalui penandatanganan "Memorandum of Agreement" (MoA) atau nota kesepakatan yang dilaksanakan di ruang Dekan FKM Unhas, di Makassar pada Jumat (22/2) lalu.

"Kami berharap, kerjasama tersebut perlu ditindaklanjuti melalui program ril sehingga lebih terukur dan sistematis," tambahnya.

Sementara, Dekan FKM Unhas, Dr Aminuddin Syam pada saat penandatanganan nota kesepakatan itu menyampaikan bahwa penanganan stunting membutuhkan pendekatan yang komprehensif.

"Agar tanggung jawab tidak hanya diserahkan kepada Bapeda saja, makaperlu dibuatkan rencana aksi daerah penanganan gizi dan stunting," ujarnya.

Tiap sektor, lanjutnya seharusnya memberi peran berdasarkan tugas pokok masing-masing.

"Jangan nanti banyak masalah stunting terus yang disalahkan adalah Dinas Kesehatan sementara penyebabnya ada pada sektor lain," ujar Aminuddin.

Ia juga menyatakan bahwa untuk pendampingan berkelanjutan, dibutuhkan data yang akurat.

Sebagai institusi pendidikan kesehatan masyarakat, FKM, menurutnya memiliki tanggung jawab terhadap pembangunan kesehatan di Indonesia, khususnya persoalan stunting yang telah menjadi isu nasional saat ini.

"Diajak atau tidak, kami memiliki tanggung jawab. Kami menawarkan satu orang SKM (sarjana kesehatan masyarakat) atau S.Gz (sarjana gizi) untuk satu desa. Dengan begitu akan mampu memonitor dan mengidentifikasi jenis intervensi dan kebutuhan yang diperlukan," lanjut Aminuddin.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar