KONI berharap PSSI hidupkan klub di Sulsel

id koni,pssi hidupkan klub di sulsel

KONI Sulsel (Istimewa)

Kami ikut berbangga dan bersyukur dengan pencapaian timnas U-22. Kita berharap PSSI bisa menghidupkan klub dengan menggelar kompetisi secara berkelanjutan
Makassar (Antaranews Sulsel) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan berharap PSSI Sulsel dapat menghidupkan kembali klub-klub yang ada di daerah itu dengan menggelar kompetisi demi melahirkan banyak pemain yang bisa memperkuat Sulsel ataupun timnas ke depan.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Abraham Razak di Makassar, Rabu, mengatakan keberhasilan Timnas Indonesia U-22 menjadi kampiun di ajang AFF 2019 merupakan momentum untuk fokus melahirkan bibit pemain potensial di daerah itu.

"Kami ikut berbangga dan bersyukur dengan pencapaian timnas U-22. Kita berharap PSSI bisa menghidupkan klub dengan menggelar kompetisi secara berkelanjutan," ujarnya.

Ia menjelaskan, khusus pembinaan sepakbola usia dini di Sulsel mang tidak perlu diragukan. Hal itu bisa dilihat dengan menjamurnya berbagai sekolah sepak bola (SSB) di wilayah tersebut.

Namun yang menjadi persoalan, kata dia, yakni setelah para pemain usia dini binaan SSB itu sudah selesai namun tidak dapat melanjutkan potensinya karena tidak ada klub yang aktif disebabkan kompetisi yang memang tidak ada.

Seharusnya, kata dia, PSSI menyiapkan program menggelar kompetisi secara teratur baik untuk usia 14 tahun hingga 20 tahun atau jelang persiapan menjadi pemain profesional.

Untuk anggaran, menurut dia, bisa minta bantuan dari anggaran pendapatan daerah ataupun menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan yang punya kepedulian terhadap prestasi olahraga.

Sebelumnya, Forum Bersama Wartawan Olahraga Makassar (FWOM) pada 2016 telah sukses menggelar kompetisi Sulsel Super League (SSL).

Turnamen kelompok usia itu pada akhirnya mampu melahirkan sejumlah pemain berbakat yang telah berkompetisi di Liga 1 dan Liga 2.

Ini merupakan bentuk kepedulian wartawan olahraga Makassar terhadap pembinaan sepakbola di Sulawesi Selatan. Ini juga untuk menambah jam terbang sekaligus wadah unjuk kemampuan pemain muda Sulsel,"ujar Ketua FWOM Sri Syahril.

Salah satu pemain yang dilahirkan SSL adalah Irfan Jaya yang kini membela Persebaya Surabaya. Pemain asal Kabupaten Bantaeng tersebut juga menjadi pilar tim nasional Indonesia di AFF Cup 2018.

Sukses tim sepakbola Sulsel meraih medali perak di PON Jabar 2016, juga tidak lepas dari kontribusi pemain alumni kompetisi SSL tersebut.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar