Arus penumpang segera normal di bandara Hasanuddin

id bandara hasanuddin,gm angkasa pura,arus penumpang,penumpang menurun,segera normal,bandara internasional hasanuddin,angkasa pura I

General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin disela Konfrensi Pers terkait praLKD di Makassar, Selasa (12/3/2019). ANTARA Foto/ S. Mappong

"Jadi ada tren penurunan dari bulan ke bulan untuk mencapai kondisi normal," katanya.
Makassar (ANTARA) - General Manager PT Angkasa Pura I, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Wahyudi mengaku optimistis arus penumpang segera kembali normal di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin beberapa bulan kedepan.

"Memang ada penurunan penumpang beberapa bulan ini baik yang berangkat maupun mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, namun saya optimistis bulan-bulan berikutnya kembali normal," kata Wahyudi disela Konfrensi Pers terkait penyelenggaraan kegiatan latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang ke-102 di Makassar, Selasa.

Sebagai gambaran, pada Desember 2018 terjadi penurunan penumpang sekitar 30 persen, kemudian pada Januari 2019 turun sekitar 27 persen, Februari 2019 turun menjadi 16 persen dan Maret 2019 tersisa 7,8 persen.

"Jadi ada tren penurunan dari bulan ke bulan untuk mencapai kondisi normal," katanya.

Sementara menyinggung larangan penggunaan pesawat jenis Boeing-737 oleh pihak maskapai, menyusul banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi pada pesawat jenis tersebut, Wahyudi mengaku belum melihat dampak pelarangan itu dengan penurunan jumlah penumpang.

"Hingga kini belum terdapak dari kebijakan itu, masih normal semua," ujarnya sembari mengimbuhkan bahwa pihaknya tidak berkompetne melansir data jumlah maskapai yang menggunakan pesawat Boeing-737.

Kendati demikian, diakui banyak penerbangan yang mengoperasikan pesawat jenis tersebut seperti Maskapai Citilink, Garuda, Sriwijaya Air dan Lion.

Menurut Wahyudi, arus penerbangan yang melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin hingga saat ini masih berjalan normal seperti saat belum ada kebijakan pelarangan pengoperasian pesawat jenis Boeing-737.
Pewarta :
Editor: M Darwin Fatir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar