Bawaslu Maros awasi pengiriman surat suara pemilu

id bawaslu maros

Bawaslu Maros awasi pengiriman surat suara pemilu

Perwakilan Bawaslu Kabupaten Maros, KPUD Maros dan TNI-Polri berfoto bersama usai menerima pengiriman surat suara di gudang KPUD setempat, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (12/3/2019). Foto/Istimewa.

Maros, Sulsel (ANTARA) -
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mengawasi pengiriman surat suara yang tiba di kabupaten setempat meskipun telah mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

"Kita terus mengawasi baik itu kondisinya, jumlahnya, cara pengiriman dari pelabuhan Makassar hingga diangkut mobil apakah dalam keadaan tersegel atau tidak termasuk jenis surat suaranya," ujar Ketua Bawaslu Maros, Sufirman, Selasa.

Menurutnya pengawasan tetap dilakukan bukan hanya pengiriman dari pihak ketiga selaku pemenang tender, tetapi semua tahapan hingga sampai pendistribusian di Tempat Pemungutan Suara atau TPS.

"Pasti kita awasi. Hal sekecil apapun kita mengawasinya. Kalau yang sekarang tiba di gudang juga masih ada pengawasan dari pihak kepolisian," katanya.

Mengenai dengan penyortiran suara suara tersebut, kata dia, tetap diawasi. Namun mengenai kapan penyortiran surat suara itu, dia belum mengetahui pasti sebab akan ditentukan setelah rapat.

"Masih ada rapat untuk membahas teknisnya, tapi direncanakan pada Kamis 14 Maret nanti, tapi kita akan bahas dulu bersama KPU Maros," tambahnya.

Sementara Divisi Pencegahan Bawaslu Kabupaten Maros, Ghazali Hadis menuturkan, surat suara tersebut telah tiba di Kabupaten Maros dan mendapat pengawalan ketat kepolisian disaksikan Bawaslu Kabupaten Maros.

"Alhamdulillah, sudah tiba. Surat suaranya untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten, totalnya sebanyak 755.828 lembar surat suara, di dalam 1.515 boks," ungkap dia.

Wakil Kepala Polisi Resor (Wakapolres) Maros Kompol Muh Amin mengatakan, personil telah diturunkan untuk mengawal logistik surat suara.

Logistik tersebut diangkut dari Pelabuhan Makassar menggunakan dua truk. Dari Makassar menuju Kabupaten Maros dikawal ketat personel polisi dengan senjata lengkap.

Sedangkan untuk pengamanan di kantor KPUD Maros, kata dia, dilaksanakan jauh sebelumnya. Dengan adanya surat suara yang sementara ini diamankan di gudang KPUD tentu penjagaan semakin diperketat.

"Setiap hari personil diturunkan bersama anggota pengamanan internal dari KPU Maros. Adanya surat suara ini maka akan diperketat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kita menginginkan Pemilu kali ini aman dan damai," tuturnya.
Pewarta :
Editor: M Darwin Fatir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar