Gubernur rencana bangun rel kereta api di Selatan Sulsel

id Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, pembangunan rel kereta api, Makassar

Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah melepas 11 ekspor komoditas pertanian ke-7 negara di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Sulsel, Sabtu (23/2/2019). istimewa

"Gerbong dan rel kereta api akan didatangkan dari Jepang. Model kereta apinya, adalah model kereta api cepat. Maka untuk itu, perlu dikaji terlebih dahulu. Ada gerbong yang dari Hokkaido, coba dikaji apakah cocok untuk kondisi kita," jelasnya.
Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah (NA) berencana membangun rel kereta api di kawasan wilayah selatan Sulsel.

"Karena dulu ada rute kereta itu di zaman Belanda ke selatan. Itu yang mau dijajaki oleh BPPT," kata Nurdin Abdullah dalam keterangannya di Makassar, Sabtu.

Ia menjelaskan, hal ini sejalan dengan program Kementerian Perhubungan yang juga ingin menjadikan Sulsel sebagai salah satu pusat pengembangan kereta api di Indonesia.

NA juga menyampaikan bahwa proyek kereta api Makassar-Parepare juga masih berlanjut dan harus diselesaikan.

"Gerbong dan rel kereta api akan didatangkan dari Jepang. Model kereta apinya, adalah model kereta api cepat. Maka untuk itu, perlu dikaji terlebih dahulu. Ada gerbong yang dari Hokkaido, coba dikaji apakah cocok untuk kondisi kita," jelasnya.

Kajian yang dilakukan oleh BPPT ini akan jadi dasar pengambilan keputusan yang tepat nantinya. Untuk mendukung hal tersebut, maka selanjutnya direncanakan untuk mengadakan kantor bersama antara Pemprov Sulsel - BPPT.

"Kita akan adakan kantor di sini, khusus bersama BPPT untuk mendesain kebutuhan kereta api kita," ujarnya.

Selain untuk tim kereta api, juga akan ada tim khusus percepatan pembangunan pertanian, tim percepatan pembangunan perikanan, serta tim percepatan pembangunan peternakan.
 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar