Pemkab Sinjai tingkatkan kapasitas aparatur kecamatan dan desa

id pemkab sinjai, kapasitas aparatur kecamatan dan desa sinjai,anggaran dana desa,DR.H.Muhlis Isma, SE, M.Si

Asisten Administrasi Pemerintahan Kabupaten Sinjai, DR.H.Muhlis Isma, SE, M.Si mewakili Bupati Sinjai saat membuka acara Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur Kecamatan dan Desa tingkat Kabupaten Sinjai tahun 2019 di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kamis (21/3/2019). (ANTARA Foto/HO/Humas Pemkab Sinjai)

Sinjai, Sulawesi Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai terus berupaya meningkatkan kecerdasan, kualitas sumber daya aparatur kecamatan dan desa yang handal, unggul dan berdaya saing.

"Fungsi utama pemerintah adalah melayani masyarakat maka melalui kegiatan ini Pemkab Sinjai terus berupaya meningkatkan kecerdasan, kualitas sumber daya aparatur yang handal, unggul dan berdaya saing," kata Asisten Administrasi Pemerintahan Kabupaten Sinjai, DR.H.Muhlis Isma, SE, M.Si mewakili Bupati Sinjai saat membuka acara  Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur Kecamatan dan Desa tingkat Kabupaten Sinjai tahun 2019 di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kamis (21/3).

Menurut dia, setiap aparat pemerintah, baik di kecamatan, kelurahan dan desa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab  agar dapat menciptakan kualitas  kinerja serta pelayanan yang optimal yang dirasakan manfaatnya apalagi saat ini masyarakat semakin kritis dalam menyampaikan berbagai apresiasi tak terkecuali soal pelayanan.

"Karena itu, para camat,lurah dan kepala desa harus mampu memberikan pelayanan yang optimal dan menjalankan penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, aspiratif, partisipatif dan transparan," ujarnya.

Muhlis berharap peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan guna mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan program pembangunan dan regulasi yang setiap saat mengalami perubahan, sehingga kita dapat melaksanakan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan pada rel yang telah ditentukan.

"Seluruh aparatur pemerintah daerah agar selalu berupaya meningkatkan disiplin dan etos kerja, memiliki kepedulian dan semangat kebersamaan untuk melaksanakan seluruh program pendapatan dan belanja daerah kabupaten maupun anggaran pendapatan dan belanja desa," jelas Muhlis.

Sementara, Kepala Bagian Pemerintahan Sinjai yang juga Ketua Panitia,  A.Yusran Maddolangeng, AP,MH dalam laporannya menyampaikan bahwa banyak hal yang perlu dibenahi utamanya dalam penghitungan pajak, tahun ini, selain desa kelurahan juga memperoleh anggaran karena itu perlu diberikan pemahaman yang baru tentang mekanisme pajak, bagaimana menghitung dan membayar pajak.

"Dengan kegiatan ini diharapkan peningkatan keterampilan bagi penyelenggara khususnya bidang administrasi pemerintahan dan pelayanan publik dengan sasaran 67 desa 13 kelurahan," tuturnya.

Sedang, Kepala Kantor Pajak Pratama Bulukumba, Sofyan, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan ilmu pengetahuan perpajakan bagi bendahara harus selalu "update".

"Tahun ini, Alokasi Dana Desa (ADD) Rp70 triliun bagi 75 ribu desa di seluruh Indonesia, 2.225 desa di Sulawesi Selatan dimana ADD tersebut dananya sebagian bersumber dari pajak yang Bapak/Ibu bayar. Tahun 2018 lalu kami mengapresiasi tiga desa terbaik yang telah melaporkan pajak, yaitu Desa Kampala Kecamatan Sinjai Timur, Desa Palae Kecamatan Sinjai Selatan dan Desa Bongki Lengkese Kecamatan Sinjai Timur," kata Sofyan.

Narasumber pada kegiatan tersebut Dr.M.H Idris Patarai,M.Si dari IPDN Makassar dengan materi Filsafat Pemerintahan Dalam Perspektif Kelembagaan dan Idham Ismail, SE, ME selaku Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Bulukumba.

Dalam acara tersebut berlangsung penyerahan cinderamata antara IPDN dengan Pemkab Sinjai serta penyerahan souvenir bagi tiga desa terbaik dalam perolehan pajak, yaitu Desa Kampala, Desa Palae dan Desa Bongki Lengkese, dan dihadiri para Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Sinjai.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar