369 personel TNI Polri latihan Sispamkota di Mamuju

id tni-polri,Sispamkota,Kasat Brimob Polda Sulbar, Kombes Pol Muhammad Anis Prasetyo,Tactical Floor Game,pemilu

Petugas kepolisian dari Polda Sulbar melakukan simulasi pengamanan pemilu di depan Kantor Gubernur Sulbar, Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (24/9/2018). Simulasi tersebut digelar untuk meningkatkan kemampuan teknis dan taktis petugas dalam pengamanan Pemilu 2019 mendatang. Dok. ANTARA FOTO/Akbar Tado

Mamuju (ANTARA) - Sebanyak 369 orang personel TNI Polri melaksanakan pelatihan Tactical Floor Game (TFG) simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di Mamuju.

"Sebagai gambaran pengamanan sekaligus mengantisipasi segala ancaman potensi konflik pada rangkaian Pemilu 2019 dilaksanakan simulasi ini," kata Kasat Brimob Polda Sulbar Kombes Pol Muhammad Anis Prasetyo di Mamuju, Kamis.

Ia mengatakan, dalam kegiatan yang digelar Polda Sulbar pada TFG simulasi sispamkota tersebut melibatkan 369 personil gabungan TNI-Polri.

Personel tersebut diantaranya 156 orang Polri dan 30 orang TNI serta 183 serta bintara remaja Polda Sulbar. guna mengoptimalkan pengamanan simulasi Sispamkota.

Menurut Kasat Brimob, Polri sebagai penanggung jawab pengamanan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 harus merencanakan pengamanan sedemikian rupa untuk mencegah dan mengantisipasi segala potensi kerawanan yang dapat mengganggu kelancaran pesta demokrasi ini.

Olehnya, semua personil yang terlibat dalam pengamanan Pemilu ini harus mengetahui dan memahami peran dan tugas pokoknya sebagai petugas pengamanan.

Oleh karena itu, pelatihan TFG atau simulasi Sispamkota ini sangat penting dilakukan untuk membekali petugas agar dapat melaksanakan tugasnya secara optimal.

"Kegiatan ini dilakukan untuk menyamakan persepsi terkait dislokasi personel, kekuatan personel, tahapan dan cara bertindak serta sarana prasarana yang akan digunakan oleh masing-masing unsur dalam menangani potensi konflik," ujarnya.

Sementara itu, Danden Gegana AKBP Irawan Banuaji, SIK, M.Si juga memberikan gambaran teknis Simpamkota dengan menampilkan pengamanan menggunakan miniatur seperti asli, disertai skenario kegiatan yang menggunakan peralatan miniatur dan selanjutnya diperagakan langsung oleh para petugas di lapangan.

Setelah pembekalan teori tentang tehnik gambaran pengamanan saat terjadi konflik, juga dilakukan praktek langsung agar seluruh personil benar-benar paham dengan langkah dan tindakan yang akan dilakukan saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura, SH menyebutkan melalui pelatihan TFG ini seluruh personil lebih mampu meningkatkan pemahaman dengan situasi terkini guna mencegah konflik dalam mewujudkan situasi yang tetap kondusif dan mewujudkan pemilu damai dan sejuk 2019.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar