Musrenbang Makassar jadi panduan kerja 2020

id walikota makassar,moh ramdhan pomanto,musrenang makassar,bappeda makassar

Musrenbang Makassar jadi panduan kerja 2020

Suasana Musrenbang yang gelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar di hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (25/3/2019). ANTARA Foto/Darwin Fatir.

Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto berharap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang gelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dapat dijadikan panduan kerja pembangunan untuk kota Makassar pada 2020.

"Kegiatan ini untuk dilakukan klarifikasi sejauh mana progres kerja-kerja OPD serta penajaman usulan dari stakeholder dan pemaparan rancangan RKPD dengan memuat arah kebijakan pembangunan pada 2020 nanti," katanya, di hotel Claro Makassar, Senin.

Menurutnya, saat ini pemerintah kota(pemkot) Makassar  telah menjadikan musrembang sebagai panduan kerja, sekaligus mengusung peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk pertumbuhan Makassar 4.0 guna mempertahankan kinerja pembangunan.

Selain itu, dia menegaskan penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2020 untuk memperkuat dalam pendekatan anggaran berbasis prioritas yang berdasarkan pada bobot program sesuai dengan tujuan serta memberikan solusi terhadap masalah perkotaan.

"Performa ekonomi nomor satu. Apa gunanya jago pemerintahan sedangkan ekonominya tidak naik, tentu masyarakat tidak akan sejahtera. Harapannnya Musrembang ini menghasilkan tujuan pada arah pembangunan dan kesejahteraan rakyat,"ujar Ramdhan.

Mantan konsultan perencanaan pembangunan Kota Makassar itu mengemukakan, pihaknya sudah mempetakan kelebihan dan kekurangan sesuai yang  dilaporkan kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam kesempatan itu.

"Inilah yang kita sudah buat. Sekarang kita ingin menyerahkan dengan segala kekurangan. Saya kira ini menarik dan di saat bersamaan gubernur sudah menawarkan perencanaan sesuai namanya sustainability. Jadi harus lebih maju lagi," ujarnya.

Pria disapa akrab Danny Pomanto ini menyampaikan keberhasilannya selama memimpin kota Makassar, salah satunya memberikan pembinaan dan pelatihan bagi warga miskin yang bermukin di lorong untuk bisa menghasilkan nilai ekonomis.

"Kami sudah memulai bagaimana masyarakat miskin di lorong-lorong itu mulai tertata sendiri. Masyarakat punya 'self confident' lebih bagus, kemudian mereka bergerak semua. Itu kan fisik yang kami yang titik beratkan ke lorong. Di luar lorong gubernur sudah siapkan itu," kata Ramdhan..

Kepala Bappeda Kota Makassar Andi Hadijah Iriani dalam kesempatan itu menuturkan, kegiatan Musrenbang ini dilakukan sebagai upaya penajaman usulan dalam menentukan program kerja 2020.

Menurut dia indikator pertumbuhan ekonomi harus dikedepankan agar menjadi sesuatu yang sangat nampak. sehingga apa yang kurang harus digenjot.

Bahkan ada 10 sasaran RPJPD yang melibatkan seluruh SKPD guna mengambil sasaran itu dengan melaksanakannya melalui Rencana Kerja (Renja) SKPD.

"Rencana kerja ini akan menjadi Renja SKPD selama satu tahun kedepan, karena kita tidak memiliki RPJMD. Seandainya kita memiliki RPJMD, maka tentunya tinggal ditarik semua dan langsung ada indikator yang jelas," ujar Iriani.

Dia juga menyatakan, pada Pilkada serentak 2018, tidak menghasilkan Wali Kota terpilih, sehingga dalam waktu dua tahun kedepan atau pada 2020, Pemkot Makassar tidak memiliki dokumen RPJMD yang memuat visi dan misi kepala daerah.

Bahkan, tidak memiliki Restra sebagai pijakan merumuskan program dan kegiatan serta pagu indikatif. Kendati demikian meski Pemkot tidak memiliki wali kota defenitif pada 2020, namun perencanaan dan pembangunan tidak berhenti sampai disitu.

Sementara proses perencanaan dan pembangunan nantinya, kata dia, akan berpedoman pada Undang-undang nomor 23 tahun 2014, dan RPJPD Makassar tahun 2005-2025. Kemudian Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 100 tahun 2018 tentang SPM dan SDGs, dan Permendagri Nomor 2 Tahun 2018 tentang SPM.

"Program kita sesuai arahan Kemendagri dan pemprov Sulsel. Program utama kita mendukung visi misi Kota Makassar 2005-2025 yakni Makassar sebagai kota maritim, niaga, pendidikan, budaya dan jasa yang berorientasi global, berwawasan lingkungan dan paling bersahabat,"katanya.

Musrembang tersebut dihadiri seluruh SKPD serta stakeholder Pemkot Makassar serta unsur forum koordinasi pimpinan daerah setempat.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar