Megaproyek "Kampung Bola Internasional" Desa Kutuh dan Pecatu di Bali

id Megaproyek kampung bola internasional, sepakbola

Penandatanganan nota kesepahaman terkait pembangunan "Kampung Bola Internasional" di Desa Kutuh, Kabupaten Badung, Bali. (Antara Foto/Komang Suparta/2019)

Denpasar (ANTARA) - Megaprojek program "Kampung Bola Internasional" adalah sebuah program yang bertujuan untuk pembinaan fundamental sepak bola bertaraf internasional yang akan digarap di Desa Kutuh dan Desa Pecatu, Kabupaten Badung, Bali.

Menurut CEO Yayasan Go Bola Bali, I Gusti Agung Putu Nuaba di Kutuh, Bali, Kamis, dalam program tersebut akan dibangun ikon, yaitu sebuah bola raksasa  dengan diameter lima meter dan dikelilingi oleh delapan bola berukuran sedang dengan diameter 1,2 meter terletak di Taman Bali di kawasan objek wisata Gunung Payung, Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan.

Dengan dibangunnya ikon ini, diharapkan jadi destinasi wisata baru di wilayah Desa Kutuh sehingga ikon ini bisa menunjang   event tahunan bertajuk "Badung-IFC (Badung International Football Championship)" yang telah diluncurkan pada 23 Januari 2019.

Agung Nuaba lebih lanjut mengatakan di ikon ini juga akan dipasang  hitungan mundur untuk pelaksanaan "kick of" pertama kegiatan Badung-IFC yaitu kategori U-13 pada 6-13 Juli 2019 yang akan digelar di Stadion Beji Mandala Desa Pecatu dan Lapangan I Ketut Lotri Desa Kutuh.

Peserta yang hadir ditargetkan 12 tim, yakni enam sampai dengan delapan tim dari luar negeri dan sisanya dari Indonesia. Dengan ditandatanganinya kerja sama ini antara manajemen Go Bola Bali sebagai inisiator dan konseptor program, dan Desa Kutuh sebagai tempat pelaksanaan diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk mewujudkan cita-cita melahirkan pemain bintang dunia yang didapat dari event tahunan  Badung-IFC tersebut.

Dikatakan, hal tersebut juga menjawab harapan Presiden RI melalui Inpres Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional yang beberapa poin penting dalam Inpres tersebut adalah membuat kompetisi amatir bertaraf lokal, nasional dan internasional dan membuat pusat pelatihan pembinaan sepak bola.

"Kami sudah melaksanakan Inpres tersebut bekerja sama dengan pemerintah melalui Desa Pecatu, Desa Kutuh, Camat Kuta Selatan dan Pemerintah Kabupaten Badung. Bahkan untuk 'training center' bertaraf internasional kami rencana bekerja sama dengan salah satu klub sepak bola Eropa yaitu Levante, Spanyol yang rencananya pada saat peresmian pejabatnya akan turut hadir sekaligus melakukan survei kemungkinan bentuk kerja sama program kami,"  katanya.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar