Badan Amal Turki desak dilakukannya pengiriman terigu ke Suriah

id Badan Amal Turki,Keperluan Tepung Terigu,Suriah

Pekerja bantuan sedang membuat roti di Suriah. (Anadolu Agency)

Azaz, Suriah (ANTARA) - Satu badan amal Turki pada Selasa (9/4) telah mendesak Pemerintah Turki untuk meningkatkan pengiriman tepung terigu ke Suriah sebab simpanan mulai tipis akibat merosotnya sumbangan.

"Keperluan akan roti di Suriah terlalu banyak. Selama beberapa waktu belakangan ini, simpanan tepung terigu kami telah merosot karena berkurangnya sumbangan," kata Serkan Oktem, Koordinator Badan Bantuan Kemanusiaan (IHH) di Kilis kepada Kantor Berita Turki, Anadolu Agency --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi.

Oktem mengatakan sebagian instalasi berada di ambang penutupan dan roti yang keluar dari oven di Provinsi Kilis di Suriah Tenggara, Kabupaten Reyhanli di Provinsi Hatay dan di banyak wilayah Suriah dibagikan ke kamp pengungsi di Wilayah Operasi Tameng Eufrat dan Idlib di Suriah.

"Ada drama besar di Suriah. Masalah seperti kesehatan dan tempat berteduh, terutama masalah makanan, membuat banyak orang yang memerlukan tidak berdaya," ia mengatakan. Ditambahkannya, rakyat Suriah dilucuti kebutuhan dasar mereka.

Ia mengatakan rakyat perlu menjadi "sensitif" mengenai masalah itu. "Kami ingin semua perhimpunan mencapai sebanyak mungkin orang yang bisa mereka jangkau dan melindungi orang yang tertindas di Suriah," ia menambahkan.

IHH telah melancarkan proyek bantuan di Suriah sejak konflik yang memporak-porandakan negeri tersebut meletus pada 2011, ketika Pemerintah Presiden Bashar al-Assad menindas demonstran dengan kekerasan yang tak pernah terjadi sebelumnya.

Sejak itu, ratusan ribu orang telah tewas dan lebih dari 10 juta orang kehilangan tempat tinggal mereka, kata PBB.

Dalam dua tahun belakangan, Operasi Cabang Zaitun dan Tameng Eufrat oleh Turki membebaskan wilayah tersebut dari gerilyawan YPG/PKK dan Da'esh, sehingga ratusan ribu warga sipil yang mengungsi bisa pulang ke rumah mereka.

Dalam lebih dari 30 tahun aksi terornya melawan Turki, PKK --yang dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa-- telah bertanggung-jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk perempuan dan anak kecil. PYD/YPG adalah cabang PKK di Suriah.

Sumber: Anadolu Agency
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar