Penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan di Makassar berlangsung haru

id BPJS TK

Penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan di Makassar  berlangsung haru

Ahli Waris Ketua RT/RW Makassar yang telah meninggal dunia tidak mampu menahan air matanya pada penyerahan santunan Program Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan cabang Makassar di Lapangan Karebosi, Sabtu (13/04/2019). ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah

Makassar (ANTARA) - Sebanyak 10 Ahli Waris Ketua RT dan RW yang telah meninggal dunia di Makassar secara simbolis menerima santunan Jaminan Kematian (JKM) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

"Saya ingat bapak (suami) karena sudah 10 tahun lebih jadi pak RW dan ternyata kami dapat santunan padahal sebelumnya tidak tahu," ujar Siti Nuraeni, istri Almarhum Muh Said menunjukkan rasa harunya usai menerima santunan di Lapangan Karebosi Makassar, Sabtu.

Nuraeni mengaku bersyukur dengan santunan yang diperolehnya dari BPJS Ketenagakerjaan sebab sebelumnya dia tidak menyangka akan memperoleh JKM sang suami. Bersama sembilan ahli waris lainnya, Nuraeni berhak mendapatkan JKM senilai Rp24 juta.

Nuraeni mengisahkan bahwa almarhum suaminya Muh Said meninggal pada September 2018 karena penyakit jantung, semasa hidupnya mengemban tugas sebagai Ketua RW III Kelurahan Mapala. Terbukti dari keikutsertaannya menjadi kandidat Ketua RW selama tiga periode.

Sementara itu,  Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku, Toto Suharto mengatakan para penerima santunan tidak menyangka akan menerima Jaminan Kematian. "Karena ini memang program pemerintah yang baru berjalan pada Januari 2018 untuk melindungi RT/RW di Kota Makassar".

Melalui BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kota Makassar telah memberikan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada 5.969 RT/RW se Kota Makassar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah Kota Makassar, M Anshar membenarkan hal tersebut, bahwa iuran kepesertaan RT/RW untuk BPJS Ketanagakerjaan diperoleh dari insentif masing-masing.

Menurut M Anshar, kepesertaan RT/RW untuk BPJS Ketenagakerjaan memberikan kepastian terhadap kecelakaan kerja maupun kematian, bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama menjalani tugas mulia melayani masyarakat. "Ini sebenarnya uang duka, tentu bagian dari perhatian pemerintah kota kepada warganya," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar