Gakkumdu fokus selesaikan pelanggaran dugaan politik uang

id Antara Sulsel,dugaan politik uang makassar, pemilu 2019

Kantor Bawaslu Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. ANTARA FOTO/Darwin Fatir.

Makassar (ANTARA) - Sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) yang terdiri atas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), kepolisian dan kejaksaan fokus menyelesaikan pelanggaran dugaan praktek politik uang yang terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan.

Kordinator Divisi Penindakan Bawaslu Makassar Sri Wahyuningsi di Makassar, Jumat, mengatakan Gakkumdu hari sengaja menggelar rapat koordinasi yang salah satunya fokus membahas dugaan praktek "money politics" yang melibatkan dua orang yakni Aris Muhammadiyah dan Busranuddin Baso Tika.

"Khusus untuk Aris Muhammadiyah (sesuai kesepakatan) akan kita putuskan pekan depan," katanya.

Sementara satu nama lain yakni Busranuddin Baso Tika, kata dia, pihakna masih akan melakukan atau menunggu klarifikasi dari beberapa orang termasuk dari caleg yang bersangkutan.

Dugaan praktek politik uang yang melibatkan Aris Muhammadiyah dan Busranuddin Baso Tika terjadi sebelum masa tenang.

"Jadi kami masih akan mengklarifikasi dengan beberapa orang termasuk calegnya,"ujar dia.

Bawaslu Makassar sendiri telah menemukan temuan dugaan pelanggaran kampanye sebanyak 8 kasus. Sedangkan untuk laporan justru lebih banyak yang mencapai hingga 22 laporan elanggaran.

Dugaan pelanggaran cukup beragam mulai dari pelanggaran calon presiden saat kampanye akbar hingga dugaan politik uang yang dilakukan oknum calon legislatif.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar