Kapolda Sulsel: narapidana Kalsel kendalikan peredaran dua kilogram sabu

id Kapolda: Peredaran 2 Kilogram Sabu Di Sulsel Dikendalikan Narapidana

Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin (tengah) didampingi Kabid Humas Kombes Pol Dicky Sondani (kiri) dan Direktur Ditresnarkoba Kombes Pol Hermawan (kanan) saat memperlihatkan barang bukti sabu-sabu seberat 2 kilogram yang diamankan anggotanya, Selasa (16/4). ANTARA FOTO/Muha Hasanuddin

Makassar (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Irjen Pol Hamidin menyatakan dua kilogram narkoba jenis sabu-sabu yang diamankan oleh anggotanya beberapa waktu lalu itu dikendalikan langsung oleh seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tenggarong, Kalimantan Selatan.

"Hasil interogasi terhadap pelaku yang membawa langsung sabu-sabu ini mengaku jika pengirimnya adalah seseorang berinisial Y yang sudah menjadi narapidana di Lapas Tenggarong," ujar Irjen pol Hamidin di Makassar, Senin.

Ia mengatakan masih terus leluasanya para narapidana mengendalikan jalur distribusi peredaran narkoba itu menandakan masih sangat besarnya pengaruhnya dalam bisnis haram tersebut.

Meskipun demikian, dirinya juga tetap berkomitmen untuk terus mempersempit ruang gerak dari para pelaku kejahatan ini dan menyatakan perang terhadap narkoba.

"Yang pasti kami akan terus persempit ruang geraknya. Anggota terus siaga mempelajari jalur distribusinya serta meningkatkan pengawasan, menghimpun informasi serta razia-razia agar ruang gerak dari para pelaku semakin sempit," katanya.

Hamidin menyatakan dua kilogram narkoba jenis sabu yang diamankan anggotanya itu mampu menyelamatkan sekitar 2.400 warga dari pengaruhnya.

"Hitungannya itu kalau 1 kilogram bisa mempengaruhi 1.200 warga, jadi kalau 2 kilogram berarti ada 2.400 warga lebih terselamatkan," ujar Irjen Pol Hamidin didampingi Direktur Ditnarkoba Kombes Pol Hermawan dan Kabid Humas Kombes Pol Dicky Sondani.

Ia mengatakan sabu seberat dua kilogram ini rencananya akan diedarkan di Makassar setelah perjalanan panjang dari luar negeri menyusuri pelabuhan-pelabuhan kecil dan melanjutkan dengan perjalanan darat.

Irjen Pol Hamidin menyebutkan barang haram itu dibawa oleh dua orang kurir berinisial A dan E. Kedua pelaku ini menyembunyikan sabu-sabunya di peralatan elektronik sebelum tertangkap.
 
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar