Pemprov Sulsel ingatkan ASN gunakan elpiji non subsidi

id dinas esdm sulsel,pertamina,tabung 3 kilogram,bersubsidi,tabung 5,non subsidi,asn,aparatur sipil negara,penggunaan tabun

Kepala Bidang Pengendali dan Evaluasi Dinas ESDM Pemprov Sulsel, Aishak (dua kiri), Operation Area Manager LPG Sulawesi, Hanggowo Wicaksono (tiga kanan) berfoto bersama dengan timnya usai promo di kantor ESDM Sulsel, jalan Andi Pangeran Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA FOTO/Darwin Fati.r

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak lagi menggunakan elpiji (LPG) subsidi tabung 3 kilogram dan segera beralih ke non subsidi minimal tabung 5,5 kilogram.

"Sudah ada edaran bagi ASN untuk tidak lagi menggunakan LPG subsidi bagi masyarakat kurang mampu dan beralih ke LPG non subsidi," ujar Kepala Bidang Pengendali dan Evaluasi Dinas ESDM Pemprov Sulsel, Aishak di Makassar, Kamis.

Hal tersebut berdasarkan seruan Gubernur Provinsi Sulsel nomor: 541/7472/DESDM yang ditandatangani pada 9 November 2017, untuk selanjutnya ditindaklajuti kepada yang bersangkutan dalam hal ini ASN.

Menurutnya, sejauh ini sudah ada ratusan ASN lingkup Pemprov Sulsel yang berpindah menggunakan dari tabung 3 kilogram ke 5,5 kilogram non subsidi atau Bright Gas yang dikeluarkan Pertamina.

Sementara dilingkup ASN Dinas ESDM Sulsel, kata dia, terdapat 145 ASN yang sudah menggunakan LPG non subsidi.

"Tabung 3 kilogram itu kan diperuntukkan bagi masyarakat kecil, dan kurang mampu. Makanya ASN kembali diingatkan dan didorong untuk beralih ke LPG non subdisi mulai 5,5 kilogram, sampai 12 kilogram," ucap dia.

Sebelumnya, Operation Area Manager LPG Sulawesi, Hanggowo Wicaksono dalam berbagai kesempatan melakukan promo khusus ASN di kantor Dinas ESDM Sulsel menyatakan program ini selaras dengan kebijakan Gubernur Sulsel agar ASN maupun pejabat negara tidak lagi menggunakan LPG subdisi.

"Kami menyiapkan 2.000 buah tabung Bright Gas ukuran 5,5 non subsidi untuk penukaran tabung 3 kilogram. Pembelian tabung baru di masa promo 23 April-5 Mei 2019 akan mendapat dua liter minyak goreng gratis begitupun isi ulang juga diberikan potongan harga," katanya.

Hanggowo mengatakan, Dinas ESDM Sulsel yang pertama dikunjungi selanjutnya ke dinas-dinas lain. Selain itu, pihaknya memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah terkait penggunaan LPG non subsidi tepat sasaran serta LPG subsidi yang seharusnya tepat sasaran.

"Dengan adanya surat dari gubernur tentu ini menunjukkan dukungan nyata untuk sama-sama melaksanakan program pemerintah subsidi tepat sasaran," tambahnya.

Tidak hanya di Provinsi Sulsel, program tersebut juga berlaku di sembilan kota wilayah pulau Sulawesi dengan tetap akan berlanjut hingga bulan Ramadhan tahun ini.

"Program ini sebagai apresiasi kami, setelah di Hari Kartini untuk program khusus ASN, nantinya kami tetap melanjutkan sampai bulan Ramadhan," ujarnya.

Untuk ketersediaan stok, konsumen bisa langsung mendapatkan di kantor Pertamina MOR VII jalan Garuda Makassar atau bisa mendapatkan di SPBU terdekat serta bisa menghubungi costumer care di 135 atau di kontak center Pertamina 1500 000.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar