Kapolda Papua apresiasi tingkat kehadiran pemilih capai 80 persen

id Kapolda apresiasi tingkat kehadiran pemilih di Papua capai 80 persen

Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin saat memberi sambutan pada pembukaan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat Provinsi Papua, Sabtu (27/4), di jayapura. (Foto: ANTARA/Dok.Humas Polda Papua)

Jayapura (ANTARA) - Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin mengapresiasi kehadiran warga yang memilih saat pemungutan suara Pemilu 2019 berlangsung di daerah ini mencapai hingga 80 persen.

“Saya sangat mengapresiasi kehadiran pemilih di Papua yang mencapai 80 persen saat pencoblosan, Rabu (17/4) lalu,” kata Irjen Sormin, dalam sambutannya pada pembukaan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat Provinsi Papua, di Jayapura, Sabtu.

Dia menyatakan pula, selain tinggi tingkat kehadiran warga yang memilih saat pencoblosan, situasi kamtibmas juga aman dan terkendali tanpa gangguan yang berarti termasuk di kawasan Pegunungan Tengah.

Namun, karena sejak awal diprediksi kerawanan terjadi saat penghitungan suara pemilu legislatif, hingga kini personel Polri belum ada yang ditarik.

Seluruh personel masih berada di wilayah tugas masing-masing termasuk perwira pemantau wilayah (pamatwil) yang ditugaskan di seluruh kabupaten.

"Tidak ada personel yang ditarik, karena penghitungan suara belum selesai khususnya untuk pemilu legislatif yang memang rawan kepentingan," kata Sormin seraya mengharapkan situasi kamtibmas dapat terus terjaga.

Irjen Martuani Sormin pada kesempatan itu juga berpamitan karena akan segera mengemban tugas baru sebagai Asops Kapolri, dan jabatannya akan diisi oleh pejabat yang baru.

Terima kasih dan saya bangga pernah bertugas di Papua walaupun hanya sekitar tujuh bulan, kata Irjen Sormin.

Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat Provinsi Papua yang dilaksanakan di kawasan Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (27/4), diskors akibat tidak ada komisioner KPU dari 29 kabupaten dan kota yang hadir.

Ketua KPU Papua Theodorus Kossay beberapa saat setelah membuka rapat pleno yang dilanjutkan pembacaan tata tertib, menskors rapat pleno karena tidak ada komisioner KPU dari 29 kabupaten dan kota yang hadir, setelah mendapat persetujuan dari Bawaslu Papua.

Hadir dalam pembukaan rapat pleno di antaranya Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen Irham Waroihan, dan saksi dari kedua tim pemenangan capres maupun saksi partai politik.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar