Puan imbau program pengembangan vokasi miliki strategi terarah

id Kemenko PMK,Puan Maharani,Vokasi

(dok Kemenko PMK)

juga sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa, usai mengadakan rapat koordinasi tingkat menteri terkait program pengembangan vokasi.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PKM) Puan Maharani mengimbau program pengembangan vokasi yang tengah dilakukan oleh pemerintah memiliki strategi yang terarah dan satu suara dari setiap kementerian.

“Mari kita benahi dulu semuanya agar hasilnya juga sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa, usai mengadakan rapat koordinasi tingkat menteri terkait program pengembangan vokasi.tapi 

Kementerian Perindustrian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Tenaga Kerja, dan Kementerian Ristek Dikti telah memulai program pengembangan vokasi yang dinilai telah menampakkan hasilnya.

Program pengembangan vokasi lalu disepakati akan diidentifikasi dan dikaji terlebih dulu optimalisasinya, mulai dari penyusunan strategi pengembangan, aspek supply and demand, bidang prioritas, pembentukan komite vokasi selaku wadah tersendiri, penganggaran yang tepat sasaran, hingga penyusunan peta jalan pengembangan vokasi untuk keberlanjutannnya di masa mendatang.

Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang mengkoordinasikan dan menyinkronkan upaya pengembangan vokasi, menggelar rapat tingkat menteri untuk membahas upaya ini lebih lanjut.

Menko PMK selaku pemimpin rapat sekaligus pengarah, meminta kepada kementerian lembaga terkait untuk saling sepaham dan bersatu agar upaya pegembangan vokasi tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menyatu dengan mantap.

Rapat tingkat menteri dihadiri oleh Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Perindustrian, Menteri Ristek Dikti, Menteri Tenaga Kerja, jajaran Pejabat Eselon I dari kementerian lembaga terkait lainnya.

Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar