Logo Header Antaranews Makassar

BPBD Sulsel Minim Sarana Penanggulangan Bencana

Minggu, 3 Januari 2010 15:19 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan hingga kini belum memiliki sarana dan prasarana penunjang penanggulangan bencana, hingga belum bisa berjalan maksimal.

Kepala Bagian Penanggulangan Bencana Pemprov Sulsel Hasan Sijaya di Makassar, Minggu, mengatakan, lembaga yang dibentuk melalui PP Nomor 41 Tahun 2007 itu, tidak memiliki kendaraan komando dan rescue, perahu karet dan tenda peleton.

"Kendala dalam menjalankan tugas dalam dua bulan ini kendaraan operasional yang belum ada. Padahal, dalam penanggulangan bencana, kendaraan operasional sangat penting," katanya.

Ia menjelaskan, semua peralatan yang dibutuhkan itu sudah dimiliki Pemprov Sulsel. Hanya saja saat ini masih digunakan Dinas Sosial dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang sebelumnya menjadi lembaga utama penanggulangan bencana di Sulsel.

Aset tersebut terdiri atas tiga unit kendaraan operasional berupa Ford Ranger, tiga unit mobil rescue, dan satu unit kendaraan yang berfungsi sebagai dapur umum.

"Untuk penanggulangan bencana, minimal dibutuhkan tiga unit kendaraan. Jika Dinsos bisa legowo melepas aset tersebut untuk Badan Bencana, maka pemprov tidak akan memboroskan anggaran untuk pembelian fasilitas penunjang tersebut," tandasnya.

Kendati minim peralatan, kata dia, BPBD sudah melaksanakan tugasnya dengan memetakan daerah bencana. Wilayah yang diobservasi antara lain Kecamatan Tinggi Moncong dan Kanre Apia di Kabupaten Gowa, Kabupaten Luwu dan Kabupaten Sinjai.

Ditambahkannya, pascapenerapan PP Nomor 41 Tahun 2007, penanganan bencana alam kini di bawah kordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan terlepas dari Dinsos Linmas. Namun, pemisahan unit tersebut tidak disertai dengan pengalihan fasilitas penunjang unit penanganan bencana alam.

"Dari hasil kordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, kami dijanji bantuan berupa satu unit mobil rescue, tiga motor trail, dan satu unit trailer. Proposalnya sementara disusun sekarang," ujarnya.

Fasilitas dan personil yang seharusnya ikut berpindah dari Dinso Linmas ke BPBD Sulsel yakni Taruna Siaga Bencana (Tagana), Rescue, Tim Reaksi Cepat (TRC), dan Posko Satkorlak. Selain itu, terdapat satu gudang logistik di Panti Mattirodecceng.

(T.PK-AAT/F003)