KLHK: maknai Ramadhan dengan penanganan dan pengurangan sampah

id penanganan sampah plastik,ramadhan bersih sampah,Rosa Vivien Ratnasari,ramadhan 1440 H,jelang ramadhan,sambut ramadhan,t

KLHK: maknai Ramadhan dengan penanganan dan pengurangan sampah

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (B3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rosa Vivien Ratnasari berbicara kepada anak-anak dalam acara Peluncuran Kampanye Bersih Sampah untuk Anak-anak dalam Bentuk serial Film Animasi Pulau Akko di KLHK, Jakarta, Jumat (10/05/2019). (ANTARA News/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menekankan penanganan dan pengurangan sampah terutama sampah plastik dalam memaknai dan menjalankan puasa pada Ramadhan sehingga membawa kebaikan bagi semua orang dan makhluk hidup.

"Yang jelas intinya adalah pengurangan dan penanganan yang kami kedepankan. Ramadhan ini kan sebagai satu momentum di mana kita melakukan ibadah dan kemudian ada momen di mana berbuka puasa dan sebagainya itu yang kemudian diperhatikan bagaimana pengelolaan sampahnya setelah kita melakukan ibadah, kita melakukan buka puasa," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (B3) KLHK Rosa Vivien Ratnasari kepada wartawan di sela-sela Peluncuran Kampanye Bersih Sampah untuk Anak-anak dalam Bentuk serial Film Animasi Pulau Akko di KLHK, Jakarta, Jumat (10/5).

Dia menuturkan bulan Ramadhan adalah momentum untuk menjaga kebersihan lingkungan dari sampah dan melakukan pengelolaan sampah yang baik karena bersih sampah merupakan bagian dari ibadah dan gaya hidup yang harus terus dilakukan, dan diajarkan kepada anak-anak dan masyarakat.

Selain kampanye untuk bersih sampah bagi anak-anak dan publik, dalam rangkaian Ramadhan Bersih yang dilaksanakan mulai 10 Mei-4 Juni 2019 dengan tema Kendalikan Sampah Plastik, juga akan dilakukan diskusi tentang pengelolaan sampah yang baik dan pengurangan sampah dengan komunitas-komunitas yang ada di masyarakat termasuk komunitas pemulung.

Dia mengatakan kegiatan bersih sampah bukan hanya menjadi fokus pada momentum Ramadhan Bersih di bulan Ramadhan, tapi juga akan dilanjutkan dengan menggunakan momentum-momentum lain seperti Hari Lingkungan Hidup dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dia berharap masyarakat akan lebih cermat dan peduli terhadap penanganan sampah di dalam melaksanakan kegiatan sepanjang bulan Ramadhan karena sampah merupakan masalah bersama yang memerlukan upaya dan komitmen bersama untuk mengatasi dan mengurangi sampah.

Dia juga berharap dalam bulan Ramadhan ini, masyarakat semakin memiliki gaya hidup yang cinta dan menjaga lingkungan dari sampah serta mengurangi sampah terutama sampah plastik.

Lingkungan yang sehat, bersih serta nyaman adalah bagian dari menjaga mutu kehidupan agar tetap berkualitas. Jika lingkungan tercemar dan rusak, maka akan mendatangkan malapetaka bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lain seperti masalah kesehatan.
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar