Baznas Sulsel rekomendasikan dua calon penerima beasiswa luar negeri

id Baznas Sulsel,Baznas pusat, beasiswa baznas pusat

Ketua Umum Baznas Sulsel, Drs H Mappagio saat ditemui pada Pelatihan Fundraising Ramadhan 1440 H bagi Baznas kabupaten/kota se Sulselbar di Makassar beberapa waktu lalu. (ANTARA/Nur Suhra Wardyah)

Makassar (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Selatan telah merekomendasikan dua orang calon penerima beasiswa Baznas Pusat untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri yakni di AlBukhari International University, Malaysia.



"Dua hari lalu ada lagi tambahan satu orang yang datang ke kantor untuk minta rekomendasi. Jadi jumlahnya ada dua orang dari Sulsel, antara lain laki-laki dan perempuan. Keduanya didampingi orangtua masing-masing," ungkap Ketua Umum Baznas Sulsel, H Mappagio di Makasar, Rabu.



Program beasiswa luar negeri ini, kata Mappagio, merupakan program perdana Baznas bekerjasama dengan AlBukhari International University. Ini disebabkan kampus tersebut berstandar internasional dan memiliki jurusan ekonomi Islam yang berkualitas.



Pendaftarannya ditutup per tanggal 22 Mei 2019 dengan beberapa persyaratan. Adapun syarat yang harus dipenuhi oleh calon pendaftar beasiswa ialah lulusan sekolah menengah akhir (SMA), lancar hafalan Alquran atau punya dasar hafalan satu juz, punya skor TOEFL 400-500 dan memiliki rekomendasi dari Baznas setempat.



"Jadi sebelum kami mengeluarkan rekomendasi, kita cek dulu beberapa syarat umumnya, seperti kemampuan bahasa inggrisnya. Saya sendiri menanyakan terkait kemampuannya membaca Alqur'an," papar Mappagio.



"Penghasilan orangtuanya juga harus dibawah Rp4 juta per bulan," tambahnya.



Selain beasiswa luar negeri, Baznas juga kerap kali memberikan beasiswa pendidikan kepada hampir seluruh jenjang pendidikan yakni Sekolah Dasar, SMP hingga SMA.



"Biasanya kami di cabang yang menyalurkan beasiswa ini tetapi sepertinya pihak Baznas Pusat yang langsung menyerahkannya tahun ini," ungkapnya.



Terkait beasiswa ini, Ketua Baznas Kabupaten Enrekang, Ilham Kadir membenarkan hal tersebut.



Secara keilmuan, kata dia, Kampus AlBukhari International University, Malaysia diakui terkenal, terlebih untuk urusan bahasa seperti bahasa Inggris. Hal ini juga menjadi alasan kerjasama dijalin.



"Makanya kita kerjasama. Kita utamakan jurusan ekonomi Islam karena sesuai dengan permintaan kampus dan masyarakat yang meminta agar lulusan nantinya punya dasar bahasa Inggris yang mumpuni," kata Ilham.



AlBukhari International University dikenal dengan fasilitas yang bagus dan manajemen yang baik. Oleh karena itu, Baznas akan menanggung seluruh biaya mahasiswa yang memperoleh beasiswa tersebut.

Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar