Wagub Sulsel bawakan kultum subuh di Masjid Agung Darussalam Soppeng

id wagub sulsel,andi sudirman sulaiman,kultum subuh,safari ramadhan,Masjid Agung Darussalam, Kabupaten Soppeng

Wagub Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.ANTARA FOTO/HO/Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menjadi pembawa kultum subuh atau ceramah singkat pada kegiatan safari Ramadhan di Masjid Agung Darussalam, Kabupaten Soppeng, Sulsel, Jumat.

Kegiatan dakwah itu menjadi rutinitasnya selama kunjungan kerja Safari Ramadhan di kabupaten/kota yang didatangi selama bulan suci ini.

"Dari 24 kabupaten/kota, saya memilih Soppeng dalam Safari Ramadhan. Bagi saya, Soppeng memiliki kekhasan, selain itu, karena bupati yang terus bersinergi dengan pemerintah provinsi. Sesuai evaluasi kinerja, Soppeng menyelesaikan pekerjaannya dengan baik dan terbukti terus berkembang sampai saat ini," ujarnya.

Ia menuturkan, prinsip perjuangan dalam Islam salah satunya dengan tenang dan terus berharap bantuan kepada Allah Subhanahu Wataala.

"Kita perlu bersatu untuk menghindari konflik kepentingan, hindari bentrok dan kerusuhan. Islam masuk ke Indonesia dengan dakwah, bukan dengan senjata dan perang. Sesuai dalam As Sunnah, hilangnya dunia beserta isinya, tidak sebanding dengan hilangnya satu nyawa yang tidak berdosa," katanya.

"Doa kepada Allah Subhanahu Wataala jauh lebih baik dari doa apapun. Maka doakanlah para pemimpin. Jika ada pemimpin yang didzalimi, berdoalah jangan malah membuat kerusuhan," tambahnya.

Wagub juga mengingatkan kepada orang tua agar mendidik anak dengan baik, sehingga terbentuk karakter yang memiliki akhlak baik.

"Mari mendidik anak dengan baik, Membangun generasi emas yang dicintai Allah Subhanahu Wata'ala yang senantiasa bersandar kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah adalah keharusan setiap keluarga yang beragama Islam," ucapnya.

Allah Subhanahu Wata'ala berfirman, “Aku tidak Menciptakan jin dan Manusia melainkan agar meraka beribadah kepada-Ku. (QS.adz-Dzariyat: 56). Hidup adalah proses beribadah kepad-Nya, mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali, wajib kita lakukan taqarrub ilallah (mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wata'ala).

Sehingga ketika seseorang melakukan pendekatan hanya kepada Allah Subhanahu Wata'ala, mengharapkan keridhaan-Nya, memahami akan hakekat diciptakannya, maka InsyaAllah dia tidak akan tergelincir ke lembah kemaksiatan yang menghancurkan masa depannya," ujarnya.
 
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar