BPOM Mamuju berdayakan komunitas pasar dalam pengawasan pangan

id bpom mamuju, komunitas pasar,ramadhan 1440 H,sambut ramadhan,tradisi ramadhan,bulan puasa,puasa ramadhan

BPOM Mamuju  berdayakan komunitas pasar dalam pengawasan pangan

Pelaku komunitas pasar menyaksikan demonstrasi penggunaan "rapid test kit" pada bimbingan teknis yang digelar BPOM Mamuju. (ANTARA/Dok. Seksi Informasi dan Komunikasi BPOM Mamuju)

Mamuju (ANTARA) - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat memberdayakan komunitas pasar di daerah itu dalam melaksanakan pengawasan terhadap keamanan produk pangan secara mandiri.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi BPOM Mamuju Fitri, dihubungi di Mamuju, Minggu, mengatakan pemberdayaan komunitas pasar dalam melaksanakan pengawasan pangan itu dilakukan melalui penyuluhan dan bimbingan teknis.

"Kami telah melaksanakan bimbingan teknis dan penyuluhan kepada komunitas pasar di Mamuju, dalam rangka melaksanakan pengawasan keamanan pangan secara mandiri," katanya

Bimbingan teknis itu, lanjut Fitri, diikuti petugas pengelola pasar dengan didampingi petugas dari Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju yang menangani pengawasan pasar.

Pada kegiatan itu, lanjutnya, juga dilakukan demonstrasi pengawasan pangan melalui penggunaan "rapid test kit".

"Dengan kegiatan ini, diharapkan penyalahgunaan bahan berbahaya di pasar dapat dikendalikan sehingga tercipta pasar yang terhindar dan aman dari bahan berbahaya," katanyai.

Ia menyebut kegiatan itu dalam rangka menjamin keamanan pangan bagi masyarakat, terutama menjelang Lebaran 2019.

Pada penyuluhan kepada para pelaku komunitas pasar itu, narasumbernya selain petugas dari BPOM juga menghadirkan Nihlam Muhammad dari Dinas Kesehatan dan Oktavianus TP dari Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju sebagai narasumber.

Mereka, katanya, memberikan materi pengenalan pasar aman dari bahan berbahaya, higienis, sanitasi pasar, serta upaya yang dapat dilakukan demi terwujudnya pasar aman dari bahan berbahaya.

"Melalui kegiatan ini kami berharap para pedagang dapat memilah dan memilih untuk menjual dagangannya, terutama makanan kepada konsumen. Sebaliknya, para konsumen harus selalu berhati-hati dalam membeli makanan yang akan dikonsumsi," katanya.

Ia menyatakan optimistis program pasar aman dari bahan berbahaya di daerah itu dapat terwujud.

"Melihat respons para pedagang yang sangat baik dan sangat mendukung dilakukannya kegiatan ini, kami optimistis program pasar aman dari bahan berbahaya dapat terwujud dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Fitri.
 
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar