Kanwil VI Pegadaian gelar mudik gratis

id pt pegadaian,mudik gratis,mudik lebaran 2019

Pimpinan Wilayah VI PT Pegadaian (Persero) VI Alim Sutiono (kanan) didampingi Wabup Selayar Zainuddin (dua dari kanan) melepas secara simbolis peserta mudik gratis Kanwil VI Pegadaian di Makassar, Rabu (29/5/2019). ANTARA FOTO/Muh Hasanuddin

Makassar (ANTARA) - Kantor Wilayah VI PT Pegadaian memberangkatkan 250 orang nasabah beserta mitranya yang akan pulang kampung atau mudik gratis dengan tujuan tiga kabupaten di Sulawesi Selatan.

Pimpinan Wilayah VI PT Pegadaian (Persero) VI Alim Sutiono di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, mengatakan, mudik gratis yang dilakukannya adalah bentuk kepedulian BUMN kepada negeri khususnya masyarakat.

"Sesuai dengan tagline BUMN Hadir Untuk Negeri, maka kami di jajaran PT Pegadaian juga hadir memberikan kontribusi bagi masyarakat dengan berbagai program-program," ujarnya.

Dalam mudik gratis itu, PT Pegadaian Wilayah VI Makassar menyiapkan enam unit bus dengan 250 orang warga yang beruntung untuk ikut dalam program mudik gratis.

Alim menyebut kabupaten yang akan menjadi tujuan dari mudik gratis yakni Makassar-Selayar, Palopo, dan Soroako, Sulawesi Selatan. Tiga kabupaten ini menjadi daerah terbesar dengan jumlah pemudiknya.

"Ada enam bus yang kami siapkan untuk mengantar warga yang akan pulang kampung. Rutenya itu tiga kabupaten di Sulawesi Selatan dan ini adalah daerah yang pemudiknya cukup banyak," katanya.

Humas PT Pegadaian Kanwil VI Makassar Kahar Kalla menambahkan program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap nasabah dalam memberikan pelayanan yang nyaman dan mudah.

Ia mengatakan pendaftar untuk program mudik gratis ini sangat banyak, namun karena terbatasnya kuota yang telah ditetapkan, nasabah lainnya harus bersabar untuk program-program berikutnya.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar Zainuddin yang ikut menghadiri pelepasan peserta mudik mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian atas program-program kemasyarakatannya.
 
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar