Imam Masjid Makassar: zakat fitrah cegah kelaparan di hari raya

id Zakat Fitrah 1440 hijriah, hakekat zakat fitrah,idul fitri 2019,Imam Masjid Raya Makassar

Proses penerimaan zakat fitrah oleh panitia penerimaan zakat fitrah Masjid Raya Makassar 1440 Hijriah dari berbagai masyarakat di Sulawesi Selatan, pada area Masjid Raya Makassar. (ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah

Makassar (ANTARA) - Zakat Fitrah itu makanan yang disiapkan khusus bagi fakir miskin, agar tidak ada lagi yang kelaparan di hari Raya Idul Fitri, kata Imam Masjid Raya Makassar, Muh Syahrir memperjelas fungsi utama dari pengumpulan zakat fitrah.

Menurutnya di Makassar, Kamis, pelaksanaan zakat fitrah sangat spesial dibanding jenis zakat lainnya, karena hanya bisa dilakukan selama Ramadhan menjelang Idul Fitri. Berbeda dengan zakat maal atau zakat profesi yang bisa kapan saja dikumpulkan.

Muh Syahrir menyebutkan ada tiga fungsi utama pengumpulan zakat fitrah. Selain tidak membiarkan adanya umat Muslim yang merasa kelaparan di hari kemenangan, zakat fitrah juga dianggap sebagai cara membersihkan diri.

"Bisa saja ada kata-kata tidak berguna yang kita keluarkan, atau  membuat tersinggung seseorang. Di sinilah fungsi lain zakat fitrah, pembersih untuk kata-kata tidak berguna selama Ramadhan," ujarnya.

Fungsi ke tiga zakat fitrah ia sampaikan dengan menukil sebuah hadits yang artinya, "puasa Ramadhan itu tergantung langit dan bumi, tidak ada yang menyampaikannya kepada Allah kecuali dibarengi dengan zakat fitrah".

Oleh karena itu, Muh Syahril menegaskan kepada seluruh umat Muslim bahwa zakat fitrah merupakan pengantar puasa menghadap Tuhan.

"Jadi jika ada yang menyia-nyiakan zakat fitrah, maka sama saja dengan menyia-nyiakan amalan puasanya. Ini kan sangat rugi," tegasnya.

Hal yang sama diungkapkan Wakil Ketua I Bidang Pengelolaan Zakat Baznas Makassar, M Alwi Nawawi bahwa zakat fitrah bersifat khusus, berbeda dengan zakat harta atau profesi.

Zakat fitrah bersikap khusus, Zakat fitrah bertujuan agar semua orang tidak ada yang kelaparan makanya ditujukan kepada fakir dan miskin sesuai dengan tujuan hakikatnya.

"Bagaimana agar semua orang bisa tersenyum dan tidak ada orang yang lapar menjelang hingga pada Hari Raya lebaran," harapnya.



 
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar