Masjid Raya Makassar targetkan 5.000 muzakki salurkan zakat fitrah

id zakat fitrah warga Makassar, zakat fitrah di masjid raya, zakat fitrah

Panitia penerima zakat fitrah Masjid Raya Makassar, Muh Syahrir yang ditemui pada proses pengumpulan zakat fitrah di Makassar. (ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah)

Makassar (ANTARA) - Panitia Amaliyah Ramadhan Masjid Raya Makassar menargetkan 5.000 muzakki menyalurkan zakat fitrahnya ke Masjid Raya Makassar selama Ramadhan 1440 Hijriah.

"Sejak hari Minggu kami sudah mulai buka pos zakat fitrah. Kita siapkan 50 blok kupon, yang mana setiap bloknya ada 100 orang, jadi jika 50 blok ini habis maka jumlah muzakki yang menyalurkan zakatnya 5.000 orang," ungkap panitia penerima zakat fitrah Masjid Raya Makassar, Muh Syahrir di Makassar, Jumat.

Muh Syahrir menyebutkan, tahun lalu pihaknya hanya berhasil mengumpulkan zakat fitrah kurang dari 50 blok, sehingga ditargetkan tahun ini bisa melebihi tahun sebelumnya.

Selain beras, zakat fitrah juga bisa disalurkan dalam bentuk uang yang timbangannya setara empat liter beras untuk setiap orang. Besaran uang ini pun berbeda-beda, sesuai dengan jenis beras yang dikonsumsi masing-masing setiap harinya.

Berdasarkan aturan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Selatan kepada para Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap masjid, ada tiga jenis harga zakat fitrah dalam bentuk uang, yakni jenis I seharga Rp27 ribu, jenis II Rp30 ribu
dan jenis III Rp33 ribu.

"Bahkan kita telah memesan beberapa ton untuk zakat fitrah, karena kita konversi dana yang masuk menjadi beras agar tidak ada lagi yang kelaparan di Hari Raya," ungkap Imam Masjid Raya Makassar ini.

Muzakki zakat fitrah di Masjid Raya Makassar nyatanya bukan hanya dari warga Makassar. Melainkan juga berasal dari berbagai kabupaten daerah, seperti Kabupaten Bantaeng, Takalar, Jeneponto, Pangkep, Maros hingga Sulawesi Tenggara.

"Jadi bisa saja penyalur zakat ini pernah tinggal sekitar sini. Jika tiba masanya bayar zakat, mereka kembali datang bawa zakatnya. Contohnya, saya kira ke sini untuk i'tikaf, ternyata cuma bawa zakatnya dari Bantaeng lalu pulang," ungkap Syahrir.

Menurutnya, cara penerimaan zakat fitrah dengan ibarat ijab qabul menjadikan berbagai umat Muslim tertarik menyalurkan zakatnya ke Masjid Raya. Panitia penerima zakat menuntun para muzakki dengan lafaz niat dan dilakukan serah-terima yang kemudian dilanjutkan dengan doa.

"Saat terima zakat, kita tuntun lafaz niat. Sebab dalam hal ibadah, niat sangat penting. Kemudian ada proses serah terima sama dengan ijab qabul dalam nikah. Kita juga mengatakan, saya panitia amil zakat Masjid Raya Makassar menerimanya. Mungkin hal ini yang buat banyak orang bergeser ke sini," jelasnya.

Terkait distribusi zakat fitrah, panitia amaliyah Ramadhan Masjid Raya telah menyampaikan kepada seluruh pengurus masjid untuk melacak dan mendata umat Muslim sekitar rumah masing-masing yang dianggap layak menerima zakat fitrah.
Proses penerimaan zakat fitrah oleh Panitia penerima zakat fitrah Masjid Raya Makassar pada Ramadhan 1440 Hijriah. ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar