Dubes Jepang Masafuni Ishii hadiri upacara pemakaman Ani Yudhoyono

id Pemakaman Ani Yudhoyono,Ani Yudhoyono meninggal dunia,Dubes Jepang melayat Ani Yudhoyono

Presiden RI periode 2004-2014 Susilo Bambang Yudhoyono terisak usai disalami pelayat yang datang ke pemakaman istrinya Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Minggu. (Indriani)

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii menghadiri upacara pemakaman mantan ibu negara Indonesia, Ani Yudhoyono, yang meninggal dunia pada Sabtu (1/6).

https://www.instagram.com/p/ByNAoKvgDgv/?utm_source=ig_web_copy_link

"Saya dan istri saya menghadiri Upacara Pemakaman Ibu Ani Yudhoyono, istri Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, yang meninggal dunia kemarin, Sabtu 1 Juni 2019," kata Dubes Masafumi Ishii pada laman akun resmi Instagram-nya yang dipantau Antara di Jakarta, Minggu.

Dubes Jepang menilai Ani Yudhoyono sebagai sosok ibu negara yang setia.

"Ibu Ani dikenal sebagai ibu negara yang setia mendampingi dan mendukung Bapak Susilo Bambang Yudhono saat menjabat sebagai Presiden RI selama 10 tahun," ujar Dubes Masafumi pada akun Instagramnya.

Dubes Jepang itu pun menyampaikan belasungkawa dan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya berdoa kiranya almarhumah Ibu Ani beristirahat dalam damai dan seluruh keluarga Bapak Susilo Bambang Yudhoyono diberikan kekuatan dan ketabahan dalam melewati masa berduka," kata Dubes Masafumi Ishii.

Kristiani Herrawati atau akrab disapa Ani Yudhoyono tutup usia di National University Hospital, Sabtu (1/6) pukul 11.50 waktu Singapura.

Sejak Februari, Ani dirawat intensif di Singapura akibat penyakit kanker darah yang dideritanya.

Jenazah istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu dimakamkan dengan upacara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6) siang.

Wafat dalam usia 66 tahun, Ani meninggalkan suami, dua orang putra, dua orang menantu, dan empat orang cucu.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar