Korban tewas gempa di China barat daya jadi 12 orang

id gempa bumi,china barat daya,Pusat Jaringan Gempa China,Pemerintah Kota Yibin, Provinsi Sichuan,gempa china 6,6 skala richter

Petugas SAR mencari korban di sebuah rumah yang roboh setelah gempa bumi melanda wilayah Changning di Yibin, Provinsi Sichuan, China, Selasa (18/6/2019). Gempa bumi berkekuatan 6,0 skala Richter (SR) melanda Provinsi Sichuan di China barat daya, Senin (17/6/2019), menyebabkan 11 orang meninggal dan 122 lainnya terluka. ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/wsj.

Beijing (ANTARA) - Korban tewas akibat gempa bumi di wilayah China barat daya bertambah menjadi 12 orang, demikian halnya dengan korban luka menjadi 125 orang.

Pemerintah Kota Yibin, Provinsi Sichuan, Selasa pagi, menyebutkan bahwa gempa bumi berkekuatan 6,0 pada Skala Richter mengguncang wilayah barat daya China itu pada Senin (17/6) pukul 22.55 waktu setempat (21.55 WIB).

Gempa berkedalaman 16 kilometer di 28,34 derajat lintang selatan dan 104,90 bujur timur, demikian data Pusat Jaringan Gempa China (CENC).

Sampai saat ini upaya penyelamatan masih terus dilakukan sebagaimana laporan media resmi setempat.

Provinsi Sichuan merupakan daerah yang sering diguncang gempa bumi di daratan China.

Berdasarkan catatan ANTARA, gempa yang mengguncang objek wisata Jiuzhaigou, Provinsi Sichuan, itu pada Agustus 2017 telah menewaskan 24 orang dan melukai 493 lainnya.

Namun, gempa di Sichuan terdahsyat terjadi pada Agustus 2008 yang menewaskan sedikitnya 69 ribu jiwa. Gempa 2008 ini setiap tahun diperingati secara nasional.

Sichuan memiliki beberapa pusat penangkaran panda dan penghasil garam terbesar di China.

Provinsi yang berbatasan dengan Provinsi Yunnan di selatan, Kota Chongqing (timur), Provinsi Gansu (utara), dan Daerah Otonomi Xizang (barat) itu menyimpan banyak fosil binatang purba jenis dinosaurus.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar