Musisi militer Inggris turut meriahkan hubungan Indonesia-Inggris

id Musisi militer Inggris,MRT Jakarta,Hubungan Indonesia Inggris

Musisi militer Inggris turut meriahkan hubungan Indonesia-Inggris

Musisi militer Inggris The Central Band of The Royal Air Force dan 1st Battalion of Grenadier Guards mengadakan pertunjukan di Stasiun MRT Dukuh Atas Jakarta, Jumat (21/6/2019). (ANTARA/Suwanti)

Jakarta (ANTARA) - Musisi militer Inggris, The Central Band of The Royal Air Force dan 1st Battalion of Grenadier Guards, turut menyemarakkan peringatan 70 tahun hubungan Indonesia-Inggris dengan menggelar pertunjukan di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta, Jumat.

“Ada banyak ulang tahun, ada ulang tahun Ratu Elizabeth II, ulang tahun kota Jakarta, dan ada ulang tahun 70 tahun hubungan diplomatik Inggris dan Indonesia. Menurut saya acara seperti ini bagian penting dari hal itu,” kata Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia Rob Fenn.

Pertunjukan itu dilakukan oleh tiga orang personel. Satu personel bernama Damian Thomas sebagai pemimpin, sementara dua lainnya, Andrew McKenna dan George Bailey, masing-masing memainkan alat musik terompet dan tenor drum.

Tiap personel itu menggunakan pakaian seragam lengkap. Tiap satu seragam seharga 9.000 poundsterling atau sekitar 160 juta rupiah. Hanya saja, mereka tidak menggunakan topi khas prajurit Inggris yang terbuat dari bulu beruang, melainkan mengenakan topi.

Ketiga musisi militer itu menampilkan beberapa musik, di antaranya musik untuk menandai waktu kembali prajurit ke base camp yang biasa dibunyikan setiap hari pukul setengah lima pagi.

Penampilan mereka dilakukan di dua lokasi, yaitu di dalam Stasiun MRT Dukuh Atas dan di luarnya, Terowongan Kendal. Kedua penampilan itu masing-masing hanya berdurasi sekitar 10 sampai 15 menit.

Walaupun begitu, baik pertunjukan pertama maupun kedua tetap dipenuhi oleh warga masyarakat yang menonton dan kebanyakan mengabadikan dalam bentuk foto atau video.
 

Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar