Presiden Jokowi: ASEAN harus miliki "outlook" tentang Indo Pasifik

id Indo pasifik,Jokowi,Sesi pleno,Ktt asean ke-34

Suasana Sidang Pleno KTT ASEAN ke-34 di Bangkok, Thailand, Sabtu (22/6/2019). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Bangkok (ANTARA) -
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya ASEAN untuk memiliki wawasan (outlook) mengenai masalah Indo-Pasifik.

Di dalam sesi Pleno KTT ASEAN ke-34, Presiden menyatakan menjadi penting artinya ASEAN memiliki outlook mengenai masalah Indo-Pasifik di tengah situasi ketidakpastian global ini," ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di sela-sela KTT ASEAN ke-34, Bangkok, Thailand, Minggu.

Wawasan ini mencerminkan sentralitas dan kekuatan ASEAN dalam menghormati perdamaian, budaya dialog, dan juga memperkokoh kerja sama.

Selain itu, Indonesia menyampaikan terima kasih atas dukungan dari negara-negara anggota ASEAN di dalam bersama-sama mengembangkan konsep Outlook ASEAN Indo-Pasifik.

"Presiden Jokowi mengatakan sekitar setahun yang lalu Indonesia mulai mempresentasikan konsep Indo-Pasifik ASEAN ini," ujar Menlu.

Presiden juga menyampaikan mengenai perkembangan pembangunan gedung baru sekretariat ASEAN.

"Jadi sudah jadi tinggal di teori interiornya dan Presiden menyampaikan insya Allah pada 8 Agustus saat ASEAN merayakan ulang tahunnya yang ke-52 ASEAN sudah akan memiliki gedung baru yang cantik dan efisien untuk menampung kerja ASEAN yang semakin berat," ujar Menlu.
 
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar