Ustad Zaitun Rasmin hadiri Tabligh Akbar Wahdah Islamiyah di Makassar

id Ustadz Zaitun Rasmin, Wahdah Islamiyah, Tabligh Akbar WI

Ketua Umum Wahdah Islamiyah (WI), Ustadz Zaitun Rasmin saat menyampaikan dakwahnya pada Tabligh Akbar sekaligus silaturahmi yang digelar usai sholat dhuhur di Masjid Anas bin Malik, Kampus STIBA, Jalan Inspeksi PAM, Antang, Kota Makassar, Minggu (23/06/2019). (ANTARA Foto/HO/WI Sulsel)

Makassar (ANTARA) - Ketua Umum Wahdah Islamiyah (WI), Ustadz Zaitun Rasmin turut hadir pada Tabligh Akbar sekaligus silaturahmi yang digelar usai sholat dhuhur di Masjid Anas bin Malik, Kampus STIBA, Jalan Inspeksi PAM, Antang, Kota Makassar.

Dalam kesempatan itu, Minggu, Ustadz Zaitun menyampaikan ceramah bertema "Hakikat Kemenangan Dalam Islam".

"Kemenangan yang hakiki tanpa disertai dengan kecurangan dan khianat merupakan amanat dari Allah Ta'ala dan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wassalam," ucapnya di hadapan para jamaah tabligh akbar.

Tidak lupa ustadz Zaitun mengapresiasi program WI yang secara kontinyu melepas sejumlah kader dakwah yang menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Bahasa Arab (STIBA) untuk berdakwah ke sejumlah pelosok negeri.

Pada kesempatan tersebut Ketua Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Sulawesi Selatan, Muhammad Iqbal Djalil, Lc juga datang saat Ketua Harian WI, Ustadz Rahmat Abdul Rahman tengah memberikan sambutan.

Sehingga sambutannya terhenti sejenak dan langsung menyapa Ustaz Ije, sapaan anggota DPRD Kota Makassar tersebut saat memasuki masjid.

Ustaz Ije kemudian duduk di barisan depan diapit Ustaz Syaibani dan Ustaz Qasim Saguni, yang masing-masing termasuk petinggi Wahdah Islamiyah.

"Ustaz Ije ini adalah sahabat saya dan simpatisan Wahdah Islamiyah," sebut Ustadz Zaitun yang juga Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat.

Setelah dari Kampus STIBA, Ustaz Ije bersama dengan Ustadz Zaitun didampingi da'i muda, Ustadz Muhammad Fahrurrozi Anshar bersama-sama melihat kegiatan penghapusan tato yang diadakan gabungan kelompok dakwah di Masjid Raya Bukit Baruga Antang.*

 
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar