RI-Rusia perkuat kerja sama bilateral ekonomi dan budaya

id Darmin Nasution,Indonesia-Rusia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat menjadi Tamu Kehormatan Hari Nasional Federasi Rusia ke-27, di Jakarta, Jumat (28/6/2019) malam. (ANTARA/Humas Kemenko Perekonomian)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia bersama dengan Pemerintah Federasi Rusia berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama bilateral yang selama ini sudah terjalin dengan baik dan saling menguntungkan dalam bidang ekonomi maupun budaya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, di Jakarta, Jumat malam, mengatakan kerja sama ekonomi kedua negara yang telah dilakukan antara lain menyangkut investasi strategis dalam infrastruktur, energi dan transportasi.

"Karena itu, kita harus memanfaatkan momentum tahun ini untuk mempercepat dan melaksanakan semua proyek yang disepakati, seperti proyek transportasi kereta api di Kalimantan dan proyek energi di Jawa Timur," kata Darmin, saat menjadi Tamu Kehormatan Hari Nasional Federasi Rusia ke-27.


Dalam bidang pariwisata dan seni, kerja sama kedua negara juga telah terjalin dengan baik, terutama setelah penerbangan Rossiya Airlines rute Moskow-Bali mampu meningkatkan kunjungan wisatawan asal Rusia hingga 24,4 persen pada Februari 2019 dibandingkan periode sama 2018.

"Peningkatan ini menjadikan Rusia sebagai negara Eropa terbesar kelima dengan jumlah wisatawan terbanyak yang berkunjung ke Indonesia. Kami sangat berharap bahwa penerbangan langsung ini juga akan membantu memperkuat perdagangan dan investasi serta hubungan orang ke orang," ujarnya.

Saat ini, kedua negara juga aktif dalam upaya bersama untuk memperkuat stabilitas dan kemakmuran kawasan yang telah terkoneksi melalui Hubungan Dialog ASEAN-Rusia serta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Timur dan bersama dengan ASEAN serta mitra regional lainnya.

"Ketika Rusia menjadi Mitra Strategis ASEAN dan Indonesia menjadi koordinator negara untuk Hubungan Dialog ASEAN-Rusia tahun lalu, kami yakin bahwa ikatan regional kami yang kuat akan membantu membentuk masa depan yang lebih baik untuk kawasan ini dan untuk saling menguntungkan," kata Darmin.

Selain itu, ujar dia, Indonesia juga mengharapkan adanya upaya untuk membangun perjanjian perdagangan bebas dengan Eurasian Economic Union (EAEU) untuk memperluas akses pasar ekspor yang selama ini belum tergali secara maksimal ke wilayah tersebut.

"Saya sangat percaya bahwa dengan mengambil momentum pertumbuhan antara kedua negara, kita dapat menggali lebih banyak potensi yang belum dimanfaatkan dalam kerja sama bilateral yang disepakati di berbagai sektor," ujarnya.


Dalam kesempatan ini, Darmin mengucapkan selamat atas Hari Nasional Federasi Rusia dan mengharapkan perayaan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada Februari 2020 dapat makin memperkuat hubungan bilateral dan kemitraan yang sudah berlangsung lama.

"Federasi Rusia adalah mitra penting dan strategis Republik Indonesia. Selama hampir 70 tahun, Indonesia dan Rusia telah mempertahankan tidak hanya ikatan persahabatan dan kerja sama yang erat, tetapi juga ikatan sejarah. Selamat Hari Nasional Federasi Rusia ke-27," ujarnya pula.

Turut hadir dalam acara ini, antara lain Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobyeva, Duta Besar Federasi Rusia untuk ASEAN Alexander Ivanov, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, serta perwakilan dari kementerian/lembaga terkait.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar