JCH Gowa yang alami depresi diizinkan ke Tanah Suci

id Jamaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Makassar, jamaah depresi diiszinkan ke tanah suci,Kabupaten Gowa, Sulsel

Suasana persiapan keberangkatan JCH Kloter 5 asal Kabupaten Gowa, Sulsel di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Rabu (10/7/2019). ANTARA Foto / Suriani Mappong

AM telah kami izinkan untuk diberangkatkan, karena sudah dapat rekomendasi dari dokter di RS Regional Wahidin Sudirohusodo
Makassar (ANTARA) - Salah seorang calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 5 asal Kabupaten Gowa yang sebelumnya dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo karena depresi, akhirnya diizinkan berangkat ke tanah suci Mekah untuk menunaikan ibadah haji  setelah dilakukan obeservasi dan dinyatakan layak.

"JCH inisial AM yang berusia 89 tahun itu, sudah dapat rekomendasi dari RS Wahidin sebelum pemberangkatan rombongan Kloter 5," kata Wakil Ketua Karantina Kesehatan Embarkasi Makassar dr Irwan di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Rabu.
Wakil Ketua Karantina Kesehatan Embarkasi Makassar dr Irwan di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Rabu (10/7/2019). ANTARA Foto / Suriani Mappong

Dia mengatakan, dengan rekomendasi itu AM dinyatakan masih layak untuk menunaikan ibadah haji, apalagi ada anggota keluarga yang mendampingi. Usia AM sendiri sudah masuk kategori lanjut usia (Lansia), namun secara fisik masih dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji.

"AM telah kami izinkan untuk diberangkatkan, karena sudah dapat rekomendasi dari dokter di RS Regional Wahidin Sudirohusodo," ujarnya. AM memiliki riwayat gangguan kejiwaan, namun tetap bisa diberangkatkan ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji.

Menurut Irwan, dari hasil pemeriksaan mendalam yang dilakukan oleh tim dokter ahli kejiwaan RS Wahidin Sudirohusodo terhadap JCH AM ini, dinyatakan sehat dan memungkinkan untuk menunaikan ibadah haji. AM telah diberikan obat penenang oleh dokter dan juga mendapat pendampingan dari tim kesehatan kloter.

"AM telah mengonsumsi obat dan telah membekali surat rekomendasi yang menyatakan sang bersangkutan normal dan tidak pikun sehingga bisa menjalankan ibadah haji," katanya.

Selain itu, dalam kelompok terbang 05 yang bertoalak hari ini dari 450 JCH tidak semua diberangkatkan karena tiga diantaranya sakit.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar