Mengarak Piala Afrika di Dakar adalah impian sesungguhnya Sadio Mane

id sadio mane,piala afrika,senegal,liverpool

(ANTARA/REUTERS/Amr Abdallah Dalsh)

Kembali ke Dakar (ibukota Senegal) bersama trofi juara merupakan hal yang luar biasa
Jakarta (ANTARA) - Turut mengantar Liverpool menjuarai Liga Champions adalah hal spesial bagi Sadio Mane, namun impian sesungguhnya bintang sepak bola Senegal itu adalah berparade mengangkat trofi Piala Afrika di jalan-jalan kota Dakar.

Senegal kini dalam trek menuju juara Piala Afrika 2019 yang sedang berlangsung di Mesir. Tim dari Afrika barat itu akan menghadapi Tunisia pada babak semifinal Minggu waktu setempat.

"Kembali ke Dakar (ibukota Senegal) bersama trofi juara merupakan hal yang luar biasa," kata Mane (27), seperti dikutip AFP, Sabtu.

"Impian sesungguhnya adalah ikut mengantar Senegal memenangi Piala Afrika --- itu akan bernilai lebih bahkan dibanding ketika saya meraih juara Liga Champions bersama Liverpool," katanya.

"Kami harus menerima fakta bahwa kami memang difavoritkan, dan banyak orang meramalkan kami akan bertemu Aljazair di final," kata Mane yang sudah mencetak tiga gol di Piala Afrika ini.

Mane juga memberi andil dengan umpannya kepada Idrissa Gueye yang mencetak gol tunggal ke gawang Benin pada babak perempat final.

Sementara itu Aljazair lolos ke semifinal setelah menyingkirkan Pantai Gading di perempat final, dan akan menghadapi Nigeria, Minggu.

Dalam menghadapi Tunisia, Mane diperkirakan akan kembali menjadi andalan bersama pemain Napoli Kalidou Kouibaly.

Tunisia sendiri lolos ke semifinal setelah menyingkirkan tim kejutan Madagaskar 3-0 di babak perempat final.
 
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar